Kasus 402 Kg Sabu, DPR Minta Negara Perang terhadap Narkoba
Kamis, 04 Juni 2020 - 19:25 WIB
loading...
Anggota Komisi III DPR Trimedya Panjaitan (kanan). Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Polri kembali mengungkap kasus narkoba dalam jumlah besar di tengah pandemi Covid-19. Temuan terbaru, Mabes Polri mengungkap narkoba jenis sabu di Sukabumi, Jawa Barat yang jumlahnya mencapai 402 kilogram.
Anggota Komisi III DPR Trimedya Panjaitan mengapresiasi kinerja Kepolisian yang tidak lengah di tengah kesibukan Negara menangani Covid-19.
"Di tengah pandemi Covid-19, BNN dan Polri masih bisa bekerja dengan baik dan intelijen mereka bekerja bahwa situasi begini dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu dalam melakukan aktivitasnya. Ternyata ada persoalan yang sangat penting bahwa kondisi ini oleh mafia-mafia narkoba digunakan sebagai kesempatan," kata Trimedya dihubungi SINDOnews, Kamis (4/6/2020).
Politikus PDI Perjuangan ini mengatakan, dilihat dari berbagai temuan kasus yang ada dalam beberapa waktu terakhir, kondisi darurat narkoba di Indonesia belum juga berubah. Karena itu, menurut Trimedya, perang terhadap narkoba tidak boleh dilakukan setengah hati.
Dia menilai, selama ini perang terhadap narkoba belum dilakukan secara maksimal. "Pak Jokowi kan sering memperingatkan ketika Hari Antinarkoba, nah itu harus disertai dengan anggarannya," tuturnya.
Anggota Komisi III DPR Trimedya Panjaitan mengapresiasi kinerja Kepolisian yang tidak lengah di tengah kesibukan Negara menangani Covid-19.
"Di tengah pandemi Covid-19, BNN dan Polri masih bisa bekerja dengan baik dan intelijen mereka bekerja bahwa situasi begini dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu dalam melakukan aktivitasnya. Ternyata ada persoalan yang sangat penting bahwa kondisi ini oleh mafia-mafia narkoba digunakan sebagai kesempatan," kata Trimedya dihubungi SINDOnews, Kamis (4/6/2020).
Politikus PDI Perjuangan ini mengatakan, dilihat dari berbagai temuan kasus yang ada dalam beberapa waktu terakhir, kondisi darurat narkoba di Indonesia belum juga berubah. Karena itu, menurut Trimedya, perang terhadap narkoba tidak boleh dilakukan setengah hati.
Dia menilai, selama ini perang terhadap narkoba belum dilakukan secara maksimal. "Pak Jokowi kan sering memperingatkan ketika Hari Antinarkoba, nah itu harus disertai dengan anggarannya," tuturnya.
Lihat Juga :