Lawan Dua Poros Besar, Airlangga Diusulkan Gandeng Kepala Daerah

Selasa, 02 November 2021 - 15:12 WIB
loading...
Lawan Dua Poros Besar,...
Airlangga Hartarto disarankan mengandeng ketua umum partai lain atau kepala daerah untuk bersaing dengan calon dari PDIP atau Gerindra di Pilpres 2024. Foto/Tangkapan Layar
A A A
JAKARTA - Calon Presiden Partai Golkar Airlangga Hartarto disarankan mengandeng ketua umum (ketum) partai lain atau kepala daerah untuk bersaing dengan calon dari PDIP atau Gerindra di Pilpres 2024.

Baca juga: Airlangga Ajak Kader Golkar Rebut Kemenangan Pilpres, Pileg, dan Pilkada 2024

"Ada tiga klaster capres, pertama klaster ketua umum. Airlangga bisa dengan Cak Imin, Zulkifli Hasan, atau ketum partai lainnya," ujar pengamat politik dari KedaiKopi, Hendri Satrio, Selasa (2/11/2021).

Baca juga: Airlangga Sebut Pemimpin Dunia Dukung Indonesia di Presidensi G20

Hendri menuturkan, klaster ketua umum merupakan klaster yang sangat memungkinkan terjadi pada Pilpres 2024. Ia menyarankan masyarakat Indonesia untuk bersiap, jika nantinya presiden dan wakilnya merupakan ketum partai.

"Airlangga (Golkar) bisa dengan partai menengah, Nasdem, PKB, atau dengan PPP. silakan saja," ujarnya.

Klaster kedua adalah klaster kepala daerah yang tidak punya tiket, tapi memiliki popularitas tinggi seperti Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, Khofifah dan Anies Baswedan.

Klaster ketiga adalah klaster menteri seperti Erick Tohir, Sandiaga Uno, Mahfud MD, dan Sri Mulyani. "Golkar bisa mengambil klaster kepala daerah, misalnya pengen Anies dan Airlangga. Golkar harus bisa melobi partai lain, karena bakal panjang lobinya mengusung kepala daerah ini," ujarnya.

Hendri menyarankan, Golkar berkoalisi dengan partai menengah dan bawah. Peluang koalisi ini perlu dijajaki karena posisi Airlangga masih perlu diperkuat dari sisi elektabilitas dan popularitas.

"Tapi Airlangga punya tiket. Nah apakah partai politik lainnya mau enggak mencalonkan orang dari luar partainya? Karena itu perlu ada penjajakan," ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah partai sudah mendorong calon dan kadernya untuk maju bertarung di Pilpres 2024. Tiga partai besar yakni Gerindra, PDIP dan Golkar berpeluang membentuk poros masing-masing dalam pencalonan presiden di 2024.

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, Prabowo Subianto perlu maju menjadi calon presiden pada Pilpres 2024. Menurutnya, Indonesia perlu dipimpin Prabowo guna menyelamatkan aset bangsa dan negara.

Sementara Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP, Bambang Wuryanto menyatakan, PDIP bisa mencalonkan pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) di Pilpres 2024 tanpa berkoalisi dengan parpol lain.

Sementara Partai Golkar juga sudah terang benderang akan mengusung ketum partainya, Airlangga untuk maju menghadapi capres lainnya yang akan muncul pada Pilpres 2024.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
Indonesia dan Rusia...
Indonesia dan Rusia Teken Agreed Minutes SKB ke-14 untuk Perkuat Kerja Sama Strategis
11 Kepala Daerah Terjaring...
11 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, Wamendagri: Ini Alarm Keras Ya!
Kemendagri Dorong Pemda...
Kemendagri Dorong Pemda Lebih Inovatif Tangani Inflasi, Kemiskinan, dan Pengangguran
Prabowo Panggil Menko...
Prabowo Panggil Menko Airlangga, Purbaya, hingga Gubernur BI ke Istana
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
BSKDN Apresiasi Keberlanjutan...
BSKDN Apresiasi Keberlanjutan Inovasi Kota Mojokerto
Rekomendasi
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Kylian Mbappe Cetak...
Kylian Mbappe Cetak 2 Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026
Kelompok Suporter Eropa...
Kelompok Suporter Eropa Kritik FIFA: Tribun Piala Dunia 2026 Minim Pemisahan Penonton
Berita Terkini
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved