Lawan Dua Poros Besar, Airlangga Diusulkan Gandeng Kepala Daerah
Selasa, 02 November 2021 - 15:12 WIB
loading...
A
A
A
"Airlangga (Golkar) bisa dengan partai menengah, Nasdem, PKB, atau dengan PPP. silakan saja," ujarnya.
Klaster kedua adalah klaster kepala daerah yang tidak punya tiket, tapi memiliki popularitas tinggi seperti Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, Khofifah dan Anies Baswedan.
Klaster ketiga adalah klaster menteri seperti Erick Tohir, Sandiaga Uno, Mahfud MD, dan Sri Mulyani. "Golkar bisa mengambil klaster kepala daerah, misalnya pengen Anies dan Airlangga. Golkar harus bisa melobi partai lain, karena bakal panjang lobinya mengusung kepala daerah ini," ujarnya.
Hendri menyarankan, Golkar berkoalisi dengan partai menengah dan bawah. Peluang koalisi ini perlu dijajaki karena posisi Airlangga masih perlu diperkuat dari sisi elektabilitas dan popularitas.
"Tapi Airlangga punya tiket. Nah apakah partai politik lainnya mau enggak mencalonkan orang dari luar partainya? Karena itu perlu ada penjajakan," ujarnya.
Klaster kedua adalah klaster kepala daerah yang tidak punya tiket, tapi memiliki popularitas tinggi seperti Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, Khofifah dan Anies Baswedan.
Klaster ketiga adalah klaster menteri seperti Erick Tohir, Sandiaga Uno, Mahfud MD, dan Sri Mulyani. "Golkar bisa mengambil klaster kepala daerah, misalnya pengen Anies dan Airlangga. Golkar harus bisa melobi partai lain, karena bakal panjang lobinya mengusung kepala daerah ini," ujarnya.
Hendri menyarankan, Golkar berkoalisi dengan partai menengah dan bawah. Peluang koalisi ini perlu dijajaki karena posisi Airlangga masih perlu diperkuat dari sisi elektabilitas dan popularitas.
"Tapi Airlangga punya tiket. Nah apakah partai politik lainnya mau enggak mencalonkan orang dari luar partainya? Karena itu perlu ada penjajakan," ujarnya.
Lihat Juga :