Mensos Juliari Pastikan Rakyat Merasakan Manfaat PKH
Kamis, 04 Juni 2020 - 17:09 WIB
loading...
Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara menekankan tim PKH untuk terus mengawal pendistribusian bantuan sosial (Bansos). Tujuannya agar bansos tersebut tepat sasaran. Foto/SINDOnews
A
A
A
BEKASI - Kementerian Sosial meminta kepada seluruh Pendamping dan Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) di seluruh Indonesia untuk bekerja secara maksimal. Terlebih, dalam masa Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) dimana banyak ekonomi keluarga yang lesu.
Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara menekankan tim PKH untuk terus mengawal pendistribusian bantuan sosial (Bansos). Tujuannya agar bansos tersebut tepat sasaran. Hal ini untuk menghindari adanya gejolak sosial di masyarakat saat ini.
"Yang paling esensial adalah uang itu (PKH) bisa digunakan oleh penerima manfaat. Saya mohon kita bekerja dengan baik melayani rakyat yang membutuhkan," kata Juliari saat membuka Rapat Koordinasi Nasional PKH yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting di Kota Bekasi, Kamis (4/6/2020). (Baca juga: Update Corona 4 Juni 2020: 28.818 Positif, 8.892 Sembuh dan 1.721 Meninggal Dunia)
Apalagi, kata dia, di masa Pandemi Covid-19 ini lembaganya telah mempunyai tagline #KemensosHadir melalui PKH untuk lindungi keluarga prasejahtera. Caranya yaitu, dengan memberikan perlindungan sekaligus di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial.
Sejauh ini di masa sulit, pemerintah juga telah meningkatkan anggaran Bansos PKH sebesar 25%. Serta menaikkan jumlah KPM menjadi 10 juta KPM dari sebelumnya 9,2 juta KPM, serta menyalurkan PKH menjadi setiap bulan dari sebelumnya 4 kali dalam setahun. (Baca juga: Kriteria Warga Penerima Bansos COVID-19 Versi Mensos)
Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara menekankan tim PKH untuk terus mengawal pendistribusian bantuan sosial (Bansos). Tujuannya agar bansos tersebut tepat sasaran. Hal ini untuk menghindari adanya gejolak sosial di masyarakat saat ini.
"Yang paling esensial adalah uang itu (PKH) bisa digunakan oleh penerima manfaat. Saya mohon kita bekerja dengan baik melayani rakyat yang membutuhkan," kata Juliari saat membuka Rapat Koordinasi Nasional PKH yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting di Kota Bekasi, Kamis (4/6/2020). (Baca juga: Update Corona 4 Juni 2020: 28.818 Positif, 8.892 Sembuh dan 1.721 Meninggal Dunia)
Apalagi, kata dia, di masa Pandemi Covid-19 ini lembaganya telah mempunyai tagline #KemensosHadir melalui PKH untuk lindungi keluarga prasejahtera. Caranya yaitu, dengan memberikan perlindungan sekaligus di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial.
Sejauh ini di masa sulit, pemerintah juga telah meningkatkan anggaran Bansos PKH sebesar 25%. Serta menaikkan jumlah KPM menjadi 10 juta KPM dari sebelumnya 9,2 juta KPM, serta menyalurkan PKH menjadi setiap bulan dari sebelumnya 4 kali dalam setahun. (Baca juga: Kriteria Warga Penerima Bansos COVID-19 Versi Mensos)
Lihat Juga :