6 Provinsi Siaga Banjir dan Banjir Bandang
Minggu, 31 Oktober 2021 - 16:15 WIB
loading...
Seorang warga naik becak untuk menerobos banjir di Jakarta. BMKG mengingatkan ada enam provinsi masuk kategori siaga banjir dan banjir bandang untuk tiga ke depan. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) memperingatkan 6 provinsi masuk kategori siaga potensi banjir dan banjir bandang dalam tiga hari ke depan. Pengelola daerah diminta agar mengantisipasi potensi cuara ekstrem itu dengan maksimal.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan, enam provinsi yang masuk kategori siaga potensi banjir dan banjir bandang adalah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
"Untuk periode tiga hari mendatang, 31 Oktober hingga 1 November 2021, ada 6 provinsi yang masuk kategori siaga," kata Guswanto dalam keterangan resmi yang diterima, Minggu (31/10/2021).
Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem di Seluruh Wilayah Indonesia Sepekan ke Depan
Ia mengatakan, BMKG berharap pihak-pihak terkait melakukan persiapan antara lain memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air siap untuk mengantisipasi peningkatan curah hujan. Kemudian, melakukan penataan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, tidak melakukan pemotongan lereng atau penebangan pohon dengan tidak terkontrol.
Selain itu, melakukan pemangkasan dahan dan ranting pohon yang rapuh, dan menguatkan tegakan/tiang agar tidak roboh tertiup angin kencang, juga melakukan penghijauan secara lebih masif.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan, enam provinsi yang masuk kategori siaga potensi banjir dan banjir bandang adalah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
"Untuk periode tiga hari mendatang, 31 Oktober hingga 1 November 2021, ada 6 provinsi yang masuk kategori siaga," kata Guswanto dalam keterangan resmi yang diterima, Minggu (31/10/2021).
Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem di Seluruh Wilayah Indonesia Sepekan ke Depan
Ia mengatakan, BMKG berharap pihak-pihak terkait melakukan persiapan antara lain memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air siap untuk mengantisipasi peningkatan curah hujan. Kemudian, melakukan penataan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, tidak melakukan pemotongan lereng atau penebangan pohon dengan tidak terkontrol.
Selain itu, melakukan pemangkasan dahan dan ranting pohon yang rapuh, dan menguatkan tegakan/tiang agar tidak roboh tertiup angin kencang, juga melakukan penghijauan secara lebih masif.
Lihat Juga :