Jokowi Bersama Pemimpin G20 Bahas Ekonomi dan Kesehatan Global

Minggu, 31 Oktober 2021 - 01:36 WIB
loading...
Jokowi Bersama Pemimpin...
Presiden Jokowi bersama para pemimpin dunia menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Roma, Italia. Foto/Biro Setpres
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama sejumlah menteri menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dan pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara di Roma, Italia.

Berdasarkan keterangan tertulis dari Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden. Presiden Jokowi mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Australia Scott Morrison. Setelah itu Presiden Jokowi juga melakukan pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Hotel Splendide Royal, Roma pada Sabtu (30/10/2021).

Bersama delegasi terbatas, Presiden Jokowi berangkat menuju La Nuvola sekitar pukul 10.45 waktu setempat. Presiden Jokowi tiba setelah Ketua ASEAN Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, dan sebelum Presiden Prancis Emmanuel Macron. Baca juga: Menlu Retno: Agenda Jokowi di Hari Pertama KTT G20 Sangat Padat

Tiba di La Nuvola, Jokowi disambut langsung oleh Perdana Menteri Italia Mario Draghi. Kemudian, keduanya nampak berfoto bersama sebelum menuju tempat seluruh ketua delegasi berfoto bersama. Pada sesi foto bersama, Jokowi tampak berada di barisan depan tengah, bersama pemimpin lainnya yaitu Italia dan Arab Saudi. Di sebelah kanan Presiden Jokowi berdiri Sultan Hassanal Bolkiah, sementara di belakang Presiden berdiri Kanselir Jerman Angela Merkel dan PM India Narendra Modi.

Setelah melakukan foto bersama, seluruh pemimpin delegasi diarahkan untuk memasuki ruangan sesi working lunch yang membahas tentang ekonomi dan kesehatan global. PM Italia Mario Draghi yang melakukan pidato pembuka mengatakan pandemi telah memisahkan semua warga negara dan untuk menjawab tantangan tersebut kerja sama multilateral adalah jawaban terbaik. Baca juga: Presiden Jokowi Harus Kelola G20, Jangan Sampai Jadi Panggung Politik

"Dalam banyak hal, ini adalah satu-satunya jawaban yang mungkin dari pandemi hingga perubahan iklim, perpajakan yang adil dan merata. Melakukannya sendiri bukanlah pilihan. Kita harus melakukan semua yang kita bisa untuk mengatasi perbedaan kita dan kita harus mengobarkan kembali semangat yang mengarah pada pembentukan kelompok ini," ujarnya

PM Draghi juga mendorong seluruh negara untuk terus melakukan vaksinasi agar target 40% populasi global tervaksinasi bisa tercapai pada akhir 2021. Lebih jauh, semua negara harus bekerja keras untuk bisa mencapai target 70% pada pertengahan 2022.

"Kita juga harus terus berinvestasi dalam penelitian, menghilangkan hambatan perdagangan yang memengaruhi vaksin Covid-19, dan meningkatkan prediktabilitas dalam pengirimannya, dan kita perlu memperkuat rantai pasokan sambil memperluas kapasitas produksi vaksin di tingkat lokal dan regional," jelasnya.

Dalam pertemuan ini, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, dan Co-Sherpa Kementerian Luar Negeri Dian Triansyah Djani.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Bertemu Prabowo, Presiden...
Bertemu Prabowo, Presiden Jerman Singgung Deklarasi Jakarta Tahun 2012
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Steinmeier Perkuat 75 Tahun Diplomatik Indonesia-Jerman
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral Indonesia–Jerman
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
Rekomendasi
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved