Presiden Jokowi Harus Kelola G20, Jangan Sampai Jadi Panggung Politik

Jum'at, 29 Oktober 2021 - 15:33 WIB
loading...
Presiden Jokowi Harus...
Presiden Jokowi harus mampu mengelola perhelatan internasional G20 agar tidak menjadi perebutan panggung politik bagi sejumlah tokoh. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Founder lembaga survei KedaiKopi Hendri Satrio menilai penyelenggaraan G20 di Tanah Air bakal menjadi legacy kepemimpinan Presiden Jokowi. Namun, Jokowi juga harus mampu mengelola perhelatan internasional tersebut agar tidak menjadi perebutan panggung politik bagi sejumlah tokoh.

"Secara politik, G20 ini akan menjadi legacy yang bagus buat Pak Jokowi," kata Hensat, sapaan akrab Hendri Satrio, dalam diskusi KedaiKopi bertajuk 'Menuju KTT G20 di Indonesia' secara virtual, Kamis (28/10/2021).

Ia mengingatkan, Jokowi harus memanajemen perhelatan itu sedemikian rupa agar tidak terjadi competition stage bagi sejumlah tokoh. Misalnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. "Keduanya disebut-sebut sebagai salah satu capres di 2024, termasuk dalam survei KedaiKopi," tuturnya.

Baca juga: Luhut Dapat Tugas Baru Lagi dari Jokowi, Geser Mahfud MD di Susunan Panitia G20

"Bagaimana dengan nama lain, ada Erick Thohir, Mahfud MD, Tito Karnavian, belum lagi ada Sandiaga Uno. Jadi harus juga diperhatikan jangan sampai ada perebutan panggung politik," imbuh Hensat.

Perhatian publik, kata Hensat, akan terpecah-pecah dengan aksi-aksi para tokoh politik yang memanfaatkan G20 ini sebagai panggung untuk dikenal. Baik di internal maupun di dunia. "Pasti ada beberapa manuver-manuver public relation yang akan dilakukan, belum lagi penggunaan media sosial dan media massa yang ada pada saat G20 nanti. Hanya jeda 2 tahun, sangat rawan dimanfaatkan sebagai panggung politik," katanya.

Hensat berharap penyelenggaraan G20 ini akan memberikan manfaat yang luas. Jangan sekadar jadi ajang dokumentasi pemerintah. "Hal itu harus dijelaskan pemerintah," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gibran Sikapi Konflik...
Gibran Sikapi Konflik Gaza hingga Sudan di KTT G20: Dunia Tidak Boleh Menormalisasi Penderitaan
Wapres Gibran Pamer...
Wapres Gibran Pamer Program MBG di KTT G20
Seskab Teddy Ungkap...
Seskab Teddy Ungkap Alasan Presiden Prabowo Tak Hadiri KTT G20 di Afsel
Prabowo Pastikan Bakal...
Prabowo Pastikan Bakal Hadiri KTT G20 di Johannesburg usai Bertemu Presiden Afsel
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Minta Relawan Tak Terpancing...
Minta Relawan Tak Terpancing Isu Negatif, Gibran: Saya Sendiri Saja Tidak Pernah Menanggapi
Ekonomi RI 5,61% Tertinggi...
Ekonomi RI 5,61% Tertinggi di G20, Airlangga Akui Berkat Momentum Ramadan dan Lebaran
Indonesia Pamer QRIS...
Indonesia Pamer QRIS di KTT G20, Bisa Dipakai di ASEAN, Jepang hingga Korsel
G-20 Serukan Perlindungan...
G-20 Serukan Perlindungan Mineral Kritis, Sindiran Terselubung ke China
Rekomendasi
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
10 Fakta Menarik Grup...
10 Fakta Menarik Grup B Piala Dunia 2026: Ada Alajbegovic Sang Pencetak Gol Jarak Jauh Termuda
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
Berita Terkini
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Infografis
5 Negara Terancam setelah...
5 Negara Terancam setelah Donald Trump Kembali Jadi Presiden AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved