Tutup Diksar Integrasi, Kapolri: Sinergi TNI-Polri Kunci Sukses Hadapi Segala Ancaman
Kamis, 28 Oktober 2021 - 17:40 WIB
loading...
A
A
A
"Pak Presiden selalu menyampaikan kunci utama kita bisa menuju menjadi Indonesia maju, Indonesia unggul, dan Indonesia tumbuh, tentunya harus diisi SDM yang unggul," tutur eks Kabareskrim Polri tersebut.
Lebih dalam, Sigit menyatakan dalam Diksar integrasi para taruna dan taruni TNI-Polri dididik untuk dikembangkan sebagai SDM yang unggul. Sehingga, dapat menjadi sosok abdi negara yang memiliki profesionalisme, karakter teruji, dan jiwa kepimimpinan yang kuat.
"Dan ini dibutuhkan rekan-rekan dalam memimpin, melaksanakan dan mempraktikkan semua yang rekan-rekan dapat untuk pelaksanaan tugas yang akan datang. Kalian adalah generasi dan calon pemimpin masa depan yang akan mengantar bangsa kita untuk masuk ke generasi emas Indonesia Emas tahun 2045," ucap Sigit.
Oleh sebab itu, Sigit berharap para peserta didik dalam mengikuti pendidikan dengan baik untuk dijadikan bekal ke depannya. Menurutnya, menjadi abdi negara akan menghadapi berbagai macam dinamika dalam prosesnya. Sehingga, harus benar-benar menyerap ilmu-ilmu yang diajarkan, guna menjadi sosok abdi negara unggul, dan berintegritas.
"Manfaatkan kesempatan yang ada untuk betul-betul menyerap ilmu dengan setinggi-tingginya, jangan sia-siakan. Karena 4 tahun waktu lama, namun juga waktu yang singkat bagi seseorang yang ingin menyerap ilmu. Karena perjalanan orang yang terus belajar akan berproses. Jadi jangan sia-siakan waktu yang ada," papar Sigit.
Sigit mengungkapkan taruna dan taruni TNI-Polri juga harus menyiapkan mental, disiplin, dan tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran. Sehingga, sejak awal terbentuk karakter yang terpuji.
Lebih dalam, Sigit menyatakan dalam Diksar integrasi para taruna dan taruni TNI-Polri dididik untuk dikembangkan sebagai SDM yang unggul. Sehingga, dapat menjadi sosok abdi negara yang memiliki profesionalisme, karakter teruji, dan jiwa kepimimpinan yang kuat.
"Dan ini dibutuhkan rekan-rekan dalam memimpin, melaksanakan dan mempraktikkan semua yang rekan-rekan dapat untuk pelaksanaan tugas yang akan datang. Kalian adalah generasi dan calon pemimpin masa depan yang akan mengantar bangsa kita untuk masuk ke generasi emas Indonesia Emas tahun 2045," ucap Sigit.
Oleh sebab itu, Sigit berharap para peserta didik dalam mengikuti pendidikan dengan baik untuk dijadikan bekal ke depannya. Menurutnya, menjadi abdi negara akan menghadapi berbagai macam dinamika dalam prosesnya. Sehingga, harus benar-benar menyerap ilmu-ilmu yang diajarkan, guna menjadi sosok abdi negara unggul, dan berintegritas.
"Manfaatkan kesempatan yang ada untuk betul-betul menyerap ilmu dengan setinggi-tingginya, jangan sia-siakan. Karena 4 tahun waktu lama, namun juga waktu yang singkat bagi seseorang yang ingin menyerap ilmu. Karena perjalanan orang yang terus belajar akan berproses. Jadi jangan sia-siakan waktu yang ada," papar Sigit.
Sigit mengungkapkan taruna dan taruni TNI-Polri juga harus menyiapkan mental, disiplin, dan tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran. Sehingga, sejak awal terbentuk karakter yang terpuji.
Lihat Juga :