KRI Teluk Weda 526 dan KRI Teluk Wondama 527 Dipersenjatai Kanon Bofors dan Oerlikon

Selasa, 26 Oktober 2021 - 21:58 WIB
loading...
A A A
Dikutip dari Wikipedia, KRI Teluk Weda (526) dan KRI Teluk Wondama-527 adalah Kapal perang Republik Indonesia berjenis Landing Ship Tank. Kapal perang ini adalah kapal ke-8 dari Kelas Teluk Bintuni dan diproduksi oleh PT Bandar Abadi.

Dalam hal ini KRI Teluk Weda (526) dirancang mengangkut MBT jenis Leopard milik Angkatan Darat dan tank BMP-3F milik Marinir. Untuk persenjataan, KRI Teluk Weda-526 dan KRI Teluk Wondama-527 masing-masing dilengkapi satu Kanon Bofors 40 mm, satu Kanon Oerlikon 20 mm, dan 2 senapan berat (2x1).

Sekadar informasi, Kanon Bofors 40 mm adalah senjata anti pesawat terkenal buatan Bofors dari Swedia. Senjata ini adalah salah satu senjata anti pesawat kelas menengah yang paling banyak dipakai pada Perang Dunia II, terutama digunakan oleh tentara Sekutu. Meriam ini biasa disebut sebagai Bofors gun.

Kanon Bofors 40 mm dioperasikan secara otomatis tanpa awak pada meriam. Respons senjata ini sangat cepat dan dapat dimasukkan dalam kategori meriam reaksi cepat. Akan tetapi jika sistem elektronik macet, Kanon Bofors masih dapat dioperasikan secara manual oleh awak senjata.

Dari sisi akselerasi, Kanon Bofors 40 mm dapat melontarkan 300 proyektil per menit dengan akurasi tinggi. Tiap 100 peluru dapat diganti bila ingin menggunakan beberapa varian amunisi.

Kanon Bofors 40 mm dibekali amunisi 3P yang ideal menggasak beragam target. Kanon Bofors 40 mm dapat memberikan efek kehancuran kurang dari setengah detik. Semisal menghadapi target serangan udara, amunisi 3P dapat diprogram untuk pola airburst.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar 31 Pati TNI AL...
Daftar 31 Pati TNI AL Naik Pangkat, Salah Satunya Laksma Khoirul Fu’ad yang Jabat Wadanpuspomal
Perencanaan Matang dan...
Perencanaan Matang dan Value for Money Kunci Keberhasilan Modernisasi Alutsista
Alasan Calon Manajer...
Alasan Calon Manajer Kopdes Ikuti Latsarmil, Wamenhan: Latih Disiplin dan Kerja Sama
Kemhan Gandeng Kemenkes...
Kemhan Gandeng Kemenkes Investigasi Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes Merah Putih
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Rekomendasi
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Tangis Pecah di Indramayu,...
Tangis Pecah di Indramayu, 12 Korban Kecelakaan Maut Pantura Dimakamkan, 6 Kritis Dirawat
Berita Terkini
Mahfud MD: Pelimpahan...
Mahfud MD: Pelimpahan Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah Tidak Ada Dalam KUHAP
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Indonesia Darurat Korupsi,...
Indonesia Darurat Korupsi, Senator Filep Desak RUU Perampasan Aset Disahkan
4 Kombes Pol Dimutasi...
4 Kombes Pol Dimutasi Jadi Penyidik Kortas Tipidkor pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Mahfud MD Soroti Pengalihan...
Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved