SMRC Sebut Target Golkar Menang Pileg 20% Bukan Hal Mustahil

Minggu, 24 Oktober 2021 - 16:09 WIB
loading...
SMRC Sebut Target Golkar...
Kemenangan Partai Golkar 20% di Pileg 2024 dinilai tak mustahil atau setidaknya mendekati. Hal ini dikatakan oleh peneliti politik dari SMRC, Saidiman Ahmad. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kemenangan Partai Golkar 20% di Pileg 2024 dinilai tak mustahil bisa dicapai atau setidaknya mendekati. Hal ini dikatakan oleh peneliti politik dari SMRC, Saidiman Ahmad, merespons target Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto.

Baca juga: HUT ke-57, Golkar Target Raih 60% Suara di Pilkada dan 20% di Pileg 2024

"Pernyataan 20 persen itu memang besar dan ambisius, tapi itu bukan hal yang mustahil untuk didekati," kata Saidiman, Minggu (24/10/2021).

Baca juga: Tekad Golkar Ulangi Kejayaan Pileg 2004 dan Menangkan Airlangga di Pilpres 2024

Menurut Saidiman, pencapaian itu bisa mendekati melihat kondisi Golkar saat ini relatif solid. "Terdepan mengawal program pembangunan Pak Jokowi, termasuk pemulihan ekonomi nasional, dan penanggulangan Covid-19, di mana Pak Airlangga sendiri ketuanya," ucap Saidiman.

Kata Saidiman, keputusan Golkar untuk terdepan dalam kebijakan pemerintah menuai hal positif. Saat partai-partai pendukung utama pemerintah, seperti PDIP dan Gerindra mengalami penurunan, Golkar menjadi satu-satunya yang mengalami kenaikan elektabilitas dalam satu tahun terakhir.

"Kita tahu Partai Golkar itu terdiri dari politisi-politisi lama yang sangat piawai, sangat bagus gerakannya," imbuhnya

Saidiman menilai, jika Golkar konsisten tetap solid sampai akhir, dan tetap terdepan mengawal program pemerintahan yang populer dan diapresiasi, bukan mustahil angka 20 persen bisa didekati.

Terkait pencapresan, Golkar berpeluang berkoalisi dengan Partai Nasdem dalam Pilpres 2024. Koalisi partai ini besar kemungkinan akan berhadapan dengan koalisi partai yang dipimpin Gerindra dan PDIP.

"Nasdem menjadi lebih mungkin koalisi dengan Golkar. Misalnya Nasdem mendorong orang seperti Ridwan Kamil berpasangan dengan Airlangga, walaupun karakternya sama-sama teknorat," ujar Saidiman.

Lebih lanjut dikatakan dia, Golkar memiliki tradisi mencalonkan kadernya sebagai presiden dan wakil presiden. Satu-satunya pilpres yang tidak melibatkan kader Golkar adalah pilpres 2019.

Ia memprakirakan pada pemilu nanti, Golkar akan kembali memasukkan kadernya sebagai calon presiden, atau calon wakil presiden.

"Saya kira paling potensial ketua umum sendiri Pak Airlangga Hartarto. Tantangannya dari sisi penerimaan publik, tetapi ada temuan mulai ada perkembangan," jelasnya.

Saidiman juga menilai, kekuatan utama Airlangga yakni Menko Perekonomian itu relatif diterima oleh elite. Airlangga tidak memiliki konflik dengan siapa pun dan bisa berkomunikasi dengan siapa saja.

"Tidak terlalu banyak bicara tetapi bekerja dan menurut saya itu disukai oleh para elite. Terbukti di Golkar itu, selama dia memimpin tidak ada goncangan yang berarti," ujarnya.

Partai Golkar kata dia, juga dimungkinkan membangun koalisi dengan partai-partai lainnya yang eks -Golkar. Meski tidak bisa dipungkiri masih ada peluang berkoalisi dengan PDIP.

Namun itu kembali kepada PDIP dan Gerindra yang selama ini berpeluang mengusung pasangan Prabowo Subianto- Puan Maharani.

"Koalisi PDI-P dan Gerindra justru ada peluang tetapi tidak besar. Karena kalau berkoalisi dengan Gerindra, pertanyaannya siapa yang akan dicalonkan sebagai presiden? apakah Prabowo? Apakah PDIP sebagai partai terbesar, mau menerima partai lain menjadi calon presiden?," ungkapnya.

Sadiman mengakui ketiga partai besar yakni Partai PDIP, Partai Gerindra dan Partai Golkar menjadi yang terdepan dalam pencalonan presiden dan wakil presiden Pilpres 2024.

Namun ia menegaskan, keputusan partai mendukung capres mungkin juga akan berpengaruh pada pilihan politik para kader.

"Di dalam survei kita, kalau suatu partai memutuskan calon yang tidak dikehendaki oleh pemilih partai itu, boleh jadi si pemilih partai ini pindah. Jadi loyalitas pemilih terhadap partai itu kan rendah," tutupnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Viral Lagu MBG Mas Bahlil...
Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Adi Prayitno: Suka Tidak Suka, Ini Menguntungkan Golkar
Golkar Sebut Pemilu...
Golkar Sebut Pemilu 2029 Bisa Gunakan Sistem e-Voting asal Prasyarat Ini Dipenuhi
Dorongan Daerah Menguat,...
Dorongan Daerah Menguat, La Ode Jadi Calon Pertama yang Daftar Caketum Kosgoro 1957
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Airlangga Kunjungi Belarus,...
Airlangga Kunjungi Belarus, Bidik Kerja Sama Teknologi Modern Alat Pertanian
Fahd Arafiq Restui Tajudin...
Fahd Arafiq Restui Tajudin Tabri Pimpin Golkar Depok, Target 11 Kursi
Rekomendasi
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Tekuk Haiti, Timnas...
Tekuk Haiti, Timnas Skotlandia Puncaki Grup C Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved