Pemerintah Dukung Regulasi Publisher Right

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 13:02 WIB
loading...
Pemerintah Dukung Regulasi...
Pemerintah mendukung munculnya inisiasi sebuah regulasi tentang publisher right atau hak cipta jurnalistik. Foto/Tangkapan Layar
A A A
JAKARTA - Pemerintah mendukung munculnya inisiasi sebuah regulasi tentang publisher right atau hak cipta jurnalistik. Diharapkan, regulasi itu mampu menjaga keberlangsungan media di tengah transformasi digital yang semakin pesat.

Hal itu ditegaskan oleh Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Usman Kansong dalam diskusi Polemik MNC Trijaya Network bertajuk 'Hoaks, Kualitas Pers, dan Mencegah Hegemoni Media Sosial' yang digelar secara virtual, Sabtu (23/10/2021).

"Tentu saja (pemerintah) akan memfasilitasi, ya sebagai fasilitator. Ada komitmen pemerintah untuk menjaga media sustainability. Contohnya misalnya apa yang digagas oleh Dewan Pers dan kawan-kawan asosiasi media untuk mendorong lahirnya sebuah regulasi tentang publisher right itu betul-betul kita support," kata Usman dalam paparannya.

Baca juga: Sukmawati Pindah Agama Hindu Sudah Seizin Saudara dan Keluarga, Termasuk Megawati

Dia menilai rancangan regulasi tersebut akan mampu menciptakan sebuah ekosistem yang sehat untuk menghasilkan jurnalisme yang baik. "Bukan cuma dari sisi jurnalisme, tapi juga menciptakan eksosistem dari sisi bisnis atau teman-teman menyebutnya media sustainability itu bisa kita jaga,” kata Usman.

Dia mengungkapkan Menkominfo Jonny G. Plate pada Selasa (19/10/2021) telah menerima draf rancangan tentang aturan publisher right ini. Draf itu disampaikan langsung oleh Dewan Pers dan perwakilan asosiasi media.

Sebagai bentuk keseriusannya, kata dia, hanya berselang sekitar dua jam, Jonny langsung menyerahkan draf tersebut kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. "Nah kemudian kemarin, hari Kamis, Menko Polhukam langsung membahas itu, bahkan selain Menko Polhukam ada Menseskab, itu membahas publisher right," ujarnya.

Tak cuma dari internal pemerintah, dia mengatakan dalam kaitan regulasi ini, Menko Polhukam Mahfud MD juga melibatkan sejumlah pihak terkait. "Teman-teman (asosiasi) kemarin diundang Pak Mahfud untuk mendiskusikan lebih jauh apa langkah berikutnya agar regulasi ini bisa diundangkanlah, bisa menjadi sebuah peraturan, kira-kira seperti itu," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
PDIP Bentuk Tim Evaluasi...
PDIP Bentuk Tim Evaluasi RUU Pemilu, Andreas: Saya Dengar Inisiatifnya Diambil Alih Pemerintah
GKSR Bakal Buka Komunikasi...
GKSR Bakal Buka Komunikasi ke Pimpinan DPR dan Pemerintah soal RUU Pemilu
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Pemerintah Kawal Penanganan...
Pemerintah Kawal Penanganan Insiden Kapal yang Libatkan WNI di Perairan Perak Malaysia
DPR: Penambahan Layer...
DPR: Penambahan Layer Baru Cukai Rokok Buka Celah Penyalahgunaan dan Moral Hazard
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Harga Plastik Meroket...
Harga Plastik Meroket 100%, Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Industri
Rekomendasi
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Juara 2 di Kompetisi...
Juara 2 di Kompetisi Berkuda Shark Anantya, Narantraya Jeihan Widjaya Tatap Porda Jabar
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved