HSN 2021, PDIP: Jokowi Tunaikan Harapan Pendiri Bangsa Nasionalis dan Islam Bersatu

Jum'at, 22 Oktober 2021 - 22:15 WIB
loading...
HSN 2021, PDIP: Jokowi...
Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah mengatakan hadirnya Hari Santri di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki makna tersendiri bagi PDIP. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ikut bergembira memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021 . Dialog hybrid pun digelar langsung dari studio DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah mengatakan hadirnya Hari Santri di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki makna tersendiri bagi PDIP. Baca juga: Hari Santri Nasional, Anies Ingatkan Resolusi Jihad KH Hasyim Asy'ari

“Pak Jokowi menunaikan harapan para pendiri bangsa agar antara nasionalisme dan Islam, antara golongan nasionalis dan Islam itu bersatu padu untuk menjaga mempertahankan Republik Indonesia yang kita cintai ini,” ujar Basarah dalam peringatan Hari Santri PDIP yang disiarkan melalui YouTube PDIP, Jumat (22/10/2021).

Dijelaskan Basarah, sejarah Hari Santri berawal dari kampanye Pilpres 2014. Saat itu tepatnya di 27 Juni 2014, ia mengajak Jokowi ke Pesantren Babussalam Malang, Jawa Timur.

Di situ, Jokowi bertemu dengan KH Thoriq bin Ziyad, Jokowi lalu ditawarkan kontrak politik yang memang sebelumnya telah dibicarakan PDIP dan Jokowi. Kontrak politik itu adalah membuat peringatan Hari Santri Nasional.

“Pak Jokowi memenuhi permintaan KH Thoriq Bin Ziyad dan para alim ulama yang hadir di Pesantren Babussalam itu, di akhir pidato kampanyenya 27 Juni 2014 itu Pak Jokowi menyatakan insya Allah kalau saya terpilih saya akan menetapkan Hari Santri Nasional lalu kemudian beliau menandatangani kontrak politik itu. Alhamdulillah ketika beliau terpilih di 2015 tepatnya di 22 Oktober 2015 beliau kemudian secara resmi mengumumkan mengeluarkan Keppres No 22 Tahun 2015 yang menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional,” beber Wakil Ketua MPR ini.

Sementara itu, Sekretaris Bamusi PDIP Nasyirul Falah (Gus Falah) menuturkan kedekatan PDIP dan kaum santri sangatlah dekat. Buktinya, sejumlah kader PDIP yang duduk di jabatan strategis berlatar balakang santri. Semasa hidup Bung Karno, Proklamator RI itu juga kerap bahu membahu dengan kaum santri untuk memerdekakan Indonesia.

“Jadi kalau kita bicara PDI Perjuangan dengan kaum santri sesungguhnya amat dekat sekali karena dalam kehidupan sehari-sehari masyarakat orang dari PDI Perjuangan ya pasti juga dengan kaum santri yang mana ketika kita melihat seberapa dekat, amat sangat dekat. Pada saat era Hadratussyaikh Hasyim Asyari, Bung Karno kemudian sampai saat sekarang, tidak ada sebuah perbedaan yang sangat jauh,” urai Gus Falah.

Narasumber lainnya, Cendekiawan Muslim PDIP Zuhairi Misrawi (Gus Mis) merefleksikan pandangannya betapa santri adalah elemen penting untuk menjaga kepribadian bangsa. Sebab tak hanya ilmu akhirat, santri juga mumpuni di bidang ilmu pengetahuan dunia yaitu sains dan teknologi. Hal ini komposisi lengkap untuk menjemput kebahagiaan.

“Kebahagiaan di dunia harus dengan sains dan teknologi harus dengan ilmu pengetahuan, kalau bahagia di akhirat harus menguasai ilmu akhirat. Kalau ingin bahagia dunia dan akhirat harus dengan ilmu pengetahuan,” ujar Gus Mis.

Hadir pula dalam dialog itu Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama sekaligus Anggota DPR RI Fraksi PDIP Nabil Haroen (Gus Nabil), ia memiliki pesan khusus sebagai alumni pesantren di Hari Santri 2021.

“Apa pesan saya di Hari Santri ini, saya sebagai alumni pesantren, saya melihat dan merasakan bagaimana kemandirian dibangun di pesantren. Banyak sekali santri luar biasa yang hari ini mengisi peran luar biasa di negeri ini. Jangan patah semangat, Indonesia ada selama santri ada,” tutur Gus Nabil.

Pesan Hari Santri Nasional juga disampaikan Tokoh Muda Muhammadiyah Ulfah Mawardi. Dia menaruh harapan santri di seluruh Indonesia memaknai peringatan Hari Santri untuk kemajuan Indonesia ke depan. Baca juga: Wasekjen PBNU: Partai Perindo Harus Menjadi Pilihan Masyarakat Santri

“Selamat untuk santri seluruh Indonesia, semogat tdak hanya seremonial tetapi memaknai pada prinsip-prinsip pendidikan yang merdeka belajar yang membebaskan yang berbhineka tunggal ika dan pancasilais,” tandas Ulfah.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Rekomendasi
Aljazair dan Austria...
Aljazair dan Austria Lolos Dramatis usai Bermain Imbang 3-3 di Laga Penuh Drama
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Berita Terkini
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Evaluasi dan Mendengar Masukan Masyarakat
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Infografis
7 Masjid Tua di Jakarta...
7 Masjid Tua di Jakarta yang Ikonik dan Sarat Sejarah Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved