2 Tahun Jokowi – Ma’ruf, Istana Ungkap Berbagai Capaian
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 09:25 WIB
loading...
Pihak Istana menyampaikan berbagai capaian selama dua tahun Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin. Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pihak Istana menyampaikan berbagai capaian selama dua tahun Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin . Juru Bicara (Jubir) Presiden Fadjroel Rachman mengatakan Presiden Jokowi selama dua tahun ini berhasil menciptakan keseimbangan dalam mengatasi berbagai persoalan di Tanah Air.
“Selama dua tahun pemerintahan, Presiden Joko Widodo menciptakan keseimbangan antara penanganan pandemi, kebijakan keberlanjutan pembangunan nasional, serta pengawalan keadilan, hukum dan HAM,” ujarnya dalam pers rilisnya, Jumat (22/10/2021).
Selain itu, dia mengungkapkan Presiden Jokowi fokus pada penyelamatan kesehatan dan daya tahan sosial ekonomi rakyat secara simultan dalam penanganan pandemi. Penanganan kesehatan dalam masa pandemi dimulai dengan strategi pembentukan pelayanan kesehatan.
Baca juga: Survei SMRC: Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Pemerintah Masih Tinggi
“Di antaranya membangun sistem RS rujukan pasien Covid-19 nasional, sistem 3T (test, tracing, treatment), penjaminan ketersediaan obat dan perlengkapan medis, serta edukasi masif protokol kesehatan,” katanya.
Sedangkan untuk penanganan sosial ekonomi diwujudkan dalam bentuk insentif keringanan pajak, bantuan modal UMKM, bantuan sosial dengan berbagai skema, dan kartu prakerja. Kebijakan perlindungan terhadap WNI terdampak pandemi yang ada di luar negeri juga dijalankan secara simultan, seperti penjemputan WNI dari Tiongkok, Jepang, dan fasilitasi kepulangan TKI dari beberapa negara.
“Selama dua tahun pemerintahan, Presiden Joko Widodo menciptakan keseimbangan antara penanganan pandemi, kebijakan keberlanjutan pembangunan nasional, serta pengawalan keadilan, hukum dan HAM,” ujarnya dalam pers rilisnya, Jumat (22/10/2021).
Selain itu, dia mengungkapkan Presiden Jokowi fokus pada penyelamatan kesehatan dan daya tahan sosial ekonomi rakyat secara simultan dalam penanganan pandemi. Penanganan kesehatan dalam masa pandemi dimulai dengan strategi pembentukan pelayanan kesehatan.
Baca juga: Survei SMRC: Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Pemerintah Masih Tinggi
“Di antaranya membangun sistem RS rujukan pasien Covid-19 nasional, sistem 3T (test, tracing, treatment), penjaminan ketersediaan obat dan perlengkapan medis, serta edukasi masif protokol kesehatan,” katanya.
Sedangkan untuk penanganan sosial ekonomi diwujudkan dalam bentuk insentif keringanan pajak, bantuan modal UMKM, bantuan sosial dengan berbagai skema, dan kartu prakerja. Kebijakan perlindungan terhadap WNI terdampak pandemi yang ada di luar negeri juga dijalankan secara simultan, seperti penjemputan WNI dari Tiongkok, Jepang, dan fasilitasi kepulangan TKI dari beberapa negara.