Mantan Pegawai KPK Ini Ingin Jadi Influencer Antikorupsi
Senin, 18 Oktober 2021 - 21:48 WIB
loading...
A
A
A
Yudi pun mengungkapkan alasannya memilih profesi menjadi influencer antikorupsi karena ingin membagikan ilmu seputar pemberantasan tindak pidana korupsi kepada masyarakat. "Kedua semoga bisa menjadi inspirasi, karena korupsi ini harus diberantas dan ketiga menjaga asa karena harus ada orang-orang yang bersuara antikorupsi sampai kapan pun memberantas korupsi harus dijaga," ungkap Yudi.
Yudi pun memberikan contoh seorang youtuber permainan online yang bisa saja menyelipkan nilai antikorupsi ketika membahas tentang permainan itu. "Misalnya kejujuran jangan curang ketika bermain atau nilai-nilai lainnya misal disiplin waktu dan tanggung jawab belajar atau sekolah demi masa depan," katanya.
Baca: Mantan Kabag KPK Ini Memilih Pulang ke Toba dan Bertani
Bahkan contoh lainnya, kata Yudi, saat menjadi youtuber atau selebgram dengan membuat konten mengajarkan nilai antikorupsi. Misalnya yakni tentang kejujuran, keadilan atau adanya himbauan jangan korupsi pada pejabat karena bisa berdampak pada kesengsaraan rakyat.
"Karena pernah mendapatkan pelatihan community development dan sekarang mungkin saatnya mengaplikasikannya, salah satunya ide membuat komunitas antikorupsi sebagai gerakan moral menjaga asa pemberantasan korupsi namun tanpa pengurus, struktur atau keanggotaan, egaliter semua," pungkasnya.
Yudi pun memberikan contoh seorang youtuber permainan online yang bisa saja menyelipkan nilai antikorupsi ketika membahas tentang permainan itu. "Misalnya kejujuran jangan curang ketika bermain atau nilai-nilai lainnya misal disiplin waktu dan tanggung jawab belajar atau sekolah demi masa depan," katanya.
Baca: Mantan Kabag KPK Ini Memilih Pulang ke Toba dan Bertani
Bahkan contoh lainnya, kata Yudi, saat menjadi youtuber atau selebgram dengan membuat konten mengajarkan nilai antikorupsi. Misalnya yakni tentang kejujuran, keadilan atau adanya himbauan jangan korupsi pada pejabat karena bisa berdampak pada kesengsaraan rakyat.
"Karena pernah mendapatkan pelatihan community development dan sekarang mungkin saatnya mengaplikasikannya, salah satunya ide membuat komunitas antikorupsi sebagai gerakan moral menjaga asa pemberantasan korupsi namun tanpa pengurus, struktur atau keanggotaan, egaliter semua," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :