Pengurus Partai Ummat Perotol Lagi, Kali Ini Giliran DPD Cianjur
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 14:06 WIB
loading...
A
A
A
Hidayat mengaku tidak mengetahui masalah yang dimaksud. Hidayat menyebut jika pihaknya telah berupaya beberapa kali meminta klarifikasi ke DPP dan ke DPW agar dipertemukan dengan pihak kedua."Kami menanyakan siapa yang dimaksud dengan pihak kedua dan alasan harus islah, tetapi tidak ada jawaban," ujarnya.
Upaya pertama dilakukan pada 30 Agustus 2021. DPD Cianjur mengirim surat ke DPP dan DPW soal tindak lanjut dan klarifikasi hasil pertemuan 29 Agustus di Bandung. Tetapi surat ini tidak dijawab.
Kedua, dilakukan 1 September 2021 ketika 12 DPD Partai Ummat mengadakan pertemuan di Sentul Bogor. Dalam kesempatan itu, DPD Cianjur menyampaikan permohonan kepada ketua DPW Jawa Barat agar dipertemukan dengan pihak kedua. Namun lagi-lagi upaya tersebut hanya dibalas dengan jawaban akan diusahakan.
"Tanggal 14 September 2021, pertemuan kedua di Sentul dihadiri tujuh DPD. Dalam pertemuan tersebut kami memperoleh informasi dari Ketua DPW bahwa pihak kedua adalah orang Cianjur yang berinisial S dan AR," tutur dia.
Tanggal 15 September 2021, atas dasar informasi tersebut Hidayat menghubungi Nazaruddin selaku wakil ketua umum DPP untuk segera melakukan klarifikasi dengan pihak kedua yang dibalas melalui pesan whatsapp pada 20 September 2021.
Upaya pertama dilakukan pada 30 Agustus 2021. DPD Cianjur mengirim surat ke DPP dan DPW soal tindak lanjut dan klarifikasi hasil pertemuan 29 Agustus di Bandung. Tetapi surat ini tidak dijawab.
Kedua, dilakukan 1 September 2021 ketika 12 DPD Partai Ummat mengadakan pertemuan di Sentul Bogor. Dalam kesempatan itu, DPD Cianjur menyampaikan permohonan kepada ketua DPW Jawa Barat agar dipertemukan dengan pihak kedua. Namun lagi-lagi upaya tersebut hanya dibalas dengan jawaban akan diusahakan.
"Tanggal 14 September 2021, pertemuan kedua di Sentul dihadiri tujuh DPD. Dalam pertemuan tersebut kami memperoleh informasi dari Ketua DPW bahwa pihak kedua adalah orang Cianjur yang berinisial S dan AR," tutur dia.
Tanggal 15 September 2021, atas dasar informasi tersebut Hidayat menghubungi Nazaruddin selaku wakil ketua umum DPP untuk segera melakukan klarifikasi dengan pihak kedua yang dibalas melalui pesan whatsapp pada 20 September 2021.
Lihat Juga :