Dua Babi Berjanggut di TaNa Bentarum Mati Terserang Virus ASF

Jum'at, 15 Oktober 2021 - 14:04 WIB
loading...
A A A
Sebelum merebak virus ASF, Direktur Jenderal KSDAE Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui surat No. S.271/KSDAE/KKH/KSA.2/4/2021 tanggal 1 April 2021 telah memberikan sejumlah arahan. Pertama melaporkan kejadian kematian babi hutan di dalam kawasan konservasi dan berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Balai Veteriner setempat untuk pengambilan dan pengiriman sampel guna mengkonfirmasi kematian babi hutan akibat ASF.

Kedua, memperketat pengawasan terhadap legalitas dan peredaran daging babi hutan serta derivatnya melalui pemeriksaan kelengkapan dokumen Surat Angkut Tumbuhan dan Satwa Liar Dalam Negeri (SATS-DN) yang didasarkan atas penetapan kuota di setiap provinsi.

baca juga: Badau, Kapuas Hulu yang Jadi Gerbang Wisata Jantung Borneo

Ketiga, berperan aktif dalam melakukan surveilance bersama pihak terkait terhadap penyakit ASF di alam terutama yang menjadi habitat sebaran Harimau Sumatera. Keempat, melakukan kajian terhadap penurunan populasi satwa predator (pemangsa) di wilayah kerja.

“Sesuai dengan arahan Dirjen KSDAE tersebut, bersama pihak Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kapuas Hulu, Balai Besar TaNa Bentarum menyepakati untuk melakukan kegiatan disinfeksi kandang dan ternak babi di daerah yang terduga terpapar terutama di wilayah yang menjadi Desa Binaan, isolasi ternak, penghentian peredaran satwa babi hutan/ternak serta melakukan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat akan penyebaran virus ASF,” pungkas Wahju.
(ymn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenhut-Jepang Bahas...
Kemenhut-Jepang Bahas Kerja Sama Sister Park Wujudkan Taman Nasional Berkelas Dunia
Prabowo Siapkan Inpres-Keppres...
Prabowo Siapkan Inpres-Keppres Konservasi, Menhut: Pak Presiden Peduli Satwa-Taman Nasional
Inggris Komitmen Bantu...
Inggris Komitmen Bantu Indonesia Pulihkan 57 Taman Nasional
Menteri LH Tetapkan...
Menteri LH Tetapkan Status Darurat Sampah Nasional
Sahroni Sebut Penyelamatan...
Sahroni Sebut Penyelamatan Lingkungan Tak Kalah Penting Dibanding Penyelamatan Uang Negara
KLHK Apresiasi Pihak...
KLHK Apresiasi Pihak yang Berkomitmen terhadap Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
Indonesia Perkuat Integritas...
Indonesia Perkuat Integritas Pasar Karbon Nasional Melalui Kolaborasi Global
Menolak Direlokasi,...
Menolak Direlokasi, Masyarakat Enam Desa di Pelalawan Tawarkan Penghijaun Hutan
Diduga Komersialkan...
Diduga Komersialkan Taman Nasional Tesso Nilo, Tokoh Adat Ditahan
Rekomendasi
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
Brough Superior Dagger...
Brough Superior Dagger S, Rolls-Royce Roda Dua Supermewah
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
Berita Terkini
IM57+ Desak KPK Usut...
IM57+ Desak KPK Usut Tuntas Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut
Wamenkomdigi Sebut 3...
Wamenkomdigi Sebut 3 dari 5 Anak Palsukan Usia untuk Akses Medsos
Terungkap Alasan Roy...
Terungkap Alasan Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi soal Pasal Penetapan Tersangka
Penasihat Ahli Kapolri...
Penasihat Ahli Kapolri Optimistis Irjen Wibowo Tingkatkan Pelayanan Korlantas Semakin Modern
Transformasi Strategis...
Transformasi Strategis Memasuki Era Quantum Globalisasi 2.0
Daftar Kapolda Baru...
Daftar Kapolda Baru yang Dilantik Kapolri pada Juli 2026, Ada Irjen Pipit Rismanto
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved