Biografi Ki Hajar Dewantara: Diasingkan ke Belanda, Tanggal Lahirnya Diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional

Senin, 11 Oktober 2021 - 13:24 WIB
loading...
A A A
Pada 25 Desember 1912, Douwes Dekker, Tjipto Mangoenkoesoemo, dan Ki Hajar Dewantara yang dikenal sebagai Tiga Serangka, mendirikan Indische Partij. Organisasi ini bergerak di bidang politik dengan tujuan mencapai Indonesia merdeka.

Ki Hajar Dewantara terus melontarkan kritikannya kepada kolonial Belanda. Bahkan, akibat tulisan berjudul "Seandainya Aku Seorang Belanda" atau "Als ik een Nederlander was", yang dimuat dalam surat kabar De Express pimpinan Douwes Dekker, 13 Juli 1913, Ki Hajar dibuang atau diasingkan ke Pulau Bangka.

Douwes Dekker dan Tjipto Mangoenkoesoemo tak tinggal diam. Keduanya protes. Ketiganya pun kemudian diasingkan ke Belanda selama enam tahun, sejak 1913-1919.

Dibuang jauh dari tempat kelahiran, Ki Hajar Dewantara tak tinggal diam. Dia memanfaatkan masa itu dengan belajar ilmu pendidikan. Akta Guru Eropa (Euroeeshe Akte) pun diraihnya.

Kembali ke Tanah Air pada 1919, Ki Hajar tetap mengkritik penjajah. Dia juga berkarier sebagai guru. Lalu, pada 3 Juli 1922, Ki Hajar Dewantara kemudian mendirikan Nationaal Onderwijs Instituut Taman Siswa atau Perguruan Nasional Taman Siswa.

Semboyan yang dipakai perguruan ini adalah Ing ngarso sung tulodo, Ing madyo mangun karso, Tut wuri handayani. Artinya, Di depan memberi contoh, Di tengah memberi semangat, Di belakang memberi dorongan.

Baca juga: Peringati Hari Pendidikan Nasional, United Tractors Gelar Virtual Roadshow SOBAT 2021
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Hardiknas 2026: Rekonstruksi...
Hardiknas 2026: Rekonstruksi Komunikasi Pendidikan di Era Partisipasi Semesta
Hardiknas 2026, SPK...
Hardiknas 2026, SPK Ungkap Upah Dosen Rendah hingga Minim Perlindungan
Menag: Hardiknas Momentum...
Menag: Hardiknas Momentum Wujudkan Pendidikan Inklusif dan Berkarakter
Hari Pendidikan Nasional...
Hari Pendidikan Nasional 2026, Seskab Teddy Ajak Generasi Muda Asah Potensi untuk Indonesia Maju
Presiden Prabowo Ucapkan...
Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional
Tokoh Madura: Masyarakat...
Tokoh Madura: Masyarakat Tak Boleh Jadi Penonton dalam Konversi LPG ke NGC
Hardiknas 2026, Pemprov...
Hardiknas 2026, Pemprov DKI Jakarta Bagikan 2.026 Ijazah
Hardiknas 2026, Kemendiktisaintek...
Hardiknas 2026, Kemendiktisaintek Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Teknologi, dan Inovasi
Rekomendasi
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Berita Terkini
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Infografis
Hari Libur Nasional...
Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2025 Sebanyak 27 Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved