Sesuai Spirit Reformasi, Sebaiknya Pimpinan PBNU Cukup 2 Periode

Rabu, 06 Oktober 2021 - 18:15 WIB
loading...
A A A
Selain itu, langkah SAS maju kembali sebagai petahana pada Muktamar ke-34 NU dinilai bisa mempengaruhi regenerasi di tampuk kepemimpinan NU. “Jika masih terus obsesif tampil, berarti hatinya sudah tidak fungsional. Mendahulukan kepentingan pribadi daripada kepentingan institusi, PBNU. Kecuali jika SAS telah berhasil membuat karya yang spektakuler, sehingga umat NU sangat menghendaki SAS diangkat lagi,” tuturnya.

Jika kondisinya seperti itu, dia menilai bisa dipahami dan dimaklumi. “Tetapi jika maju lagi atas kehendak sendiri atau kelompok, berarti beliau secara langsung atau tidak langsung menghambat kemajuan NU ke depan,” imbuhnya.

Dia pun menyarankan agar para calon ketum PBNU melakukan sowan atau ziarah ke para kiai atau sesepuh. “Bukan ke ketua umum partai. NU itu di atas semua partai, NU itu punya jarak yang sama dengan partai yang ada saat ini, termasuk juga dengan partai baru didirikan, bukan NU merasa lebih hebat,” katanya.

Sebab, kata dia, berdasarkan AD ART yang ada, warga NU diberikan kebebasan memilih apa yang menjadi kesukaannya. “Makanya enggak boleh digiring ke satu partai,” ucapnya.

Kemudian, dia kurang setuju jika calon ketum PBNU memiliki latar belakang partai politik. “Rasanya menjadi repot. NU itu kan berusaha menjauh dari partai politik, NU itu melayani bukan menguasai,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gus Ipul Respons Wacana...
Gus Ipul Respons Wacana Cak Imin soal Pemimpin Baru PBNU: Baik untuk Didiskusikan
Gus Yahya Siap Mencalonkan...
Gus Yahya Siap Mencalonkan Kembali Jadi Ketum PBNU di Muktamar NU ke-35
Syuriyah NU se-Lampung...
Syuriyah NU se-Lampung Minta Calon Ketum PBNU Tak Rangkap Jabatan
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Gus Aab Nilai NU Butuh...
Gus Aab Nilai NU Butuh Kiai Zulfa yang Mampu Hubungkan Turats dengan Persoalan Kekinian
Kiai Said Aqil Anggap...
Kiai Said Aqil Anggap Kitab Kiai Zulfa sebagai Ruh Perjuangan NU Masa Depan
Jelang Final Piala Dunia,...
Jelang Final Piala Dunia, Caketum PBNU Gus Salam Jagokan Argentina Jadi Pemenang
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
Rekomendasi
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Aletha Abew Ajak Anak...
Aletha Abew Ajak Anak Rajin Mandi Lewat Lagu Ceria yang Sarat Pesan Positif
Berita Terkini
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pakar: Bukan Berarti Perkara Selesai
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Menimbang Bioetanol...
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu
Ketua Umum Partai Perindo...
Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo Hadiri Harlah ke-28 PKB di JCC Malam Ini
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 2 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved