HUT ke-76 TNI, Gus Muhaimin: TNI Garda Terdepan Penjaga Kedaulatan NKRI

Selasa, 05 Oktober 2021 - 19:39 WIB
loading...
HUT ke-76 TNI, Gus Muhaimin:...
Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) mengatakan bahwa TNI merupakan garda terdepan dalam membela kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)./Foto doc Sindonews
A A A
JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76, hari ini, Selasa (5/10/2021). Selama ini, kekuatan militer Indonesia cukup disegani di mata dunia. Bahkan, mengacu pada data Global Fire Power (GFP), kekuatan militer Indonesia berada di peringkat 16 dari 140 negara.

Indeks kekuatan TNI berada di level 0,2684, di bawah Jerman (0,2519) dan di atas Arab Saudi (0,3231). Bahkan lebih tinggi daripada Australia, Israel, dan Spanyol. Indonesia bahkan menjadi negara dengan kekuatan militer terkuat di kawasan Asia Tenggara.

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) mengatakan bahwa TNI merupakan garda terdepan dalam membela kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). ”Kita harus bangga memiliki prajurit–prajurit yang tangguh dan selalu siap sedia menjaga keamanan dan ketentraman negara kita tercinta,” ujarnya, Selasa (5/10/2021).

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan bahwa TNI akan selalu bersama rakyat. Begitu pula rakyat akan selalu membersamai TNI. Gus Muhaimin mengaku bangga karena selain diakui di mata dunia, di dalam negeri, berbagai survei kelembagaan juga selalu menempatkan TNI di urutan teratas lembaga yang dipercaya atau disegani masyarakat. ”Kita patut berbangga dengan kekuatan militer kita. Kedaulatan negara ini ada di tangan TNI sebagai ujung tombak terdepan,” ucapnya.

Gus Muhaimin mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mendukung kinerja TNI. DPR juga akan selalu mendukung peningkatan kinerja TNI, salah satunya dengan mendukung dari sisi anggaran untuk melakukan peremajaan alutsista. ”Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia ke-76 tahun. Tetaplah berjaya di manapun engkau berada,” katanya.

Diketahui, mengacu data GFP, kekuatan militer tersebut diukur berdasarkan jumlah sumber daya manusia, angkatan udara, darat, dan laut, serta sumber daya alam, logistik, keuangan, dan geografi.

Indonesia pada tahun ini tercatat memiliki 800.000 personel militer, terdiri dari 400.000 militer aktif dan sisanya cadangan. Dari sisi sumber daya alam, kapasitas produksi minyak Tanah Air mencapai 800.000 barel per hari. Cadangannya mencapai 3,2 miliar barel. Lalu, segi alat utama sistem senjata TNI, di kekuatan darat, negara ini memiliki 331 tank, 1.430 kendaraan tempur lapis baja, 153 artileri swagerak, 366 artileri tarik, dan 63 peluncur roket.

Sedangkan dari mantra laut, Indonesia pada 2021 memiliki tujuh kapal fregat, 24 kapal korvet, lima kapal selam, 179 kapal patroli, 10 kapal penyapu ranjau. Untuk kekuatan pertahanan udaranya terdiri dari pesawat tempur, pesawat serang darat, pesawat angkut, pesawat latih, pesawat intai dan misi khusus, helikopter, dan helikopter tempur. CM
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Rekomendasi
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved