Basri alias Bagong Napiter Kelompok Poso Ucapkan Sumpah Setia kepada NKRI
Sabtu, 02 Oktober 2021 - 21:11 WIB
loading...
Satu narapidana terorisme (napiter) yang tergabung dalam kelompok teror Poso, Muhammad Basri Bin Barjo alias Bagong mengucapkan ikrar setia kepada NKRI. Foto/MPI
A
A
A
PALU - Satu narapidana terorisme (napiter) yang tergabung dalam kelompok teror Poso , Muhammad Basri Bin Barjo alias Bagong mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Penanggung Jawab Kendali Operasi (PJKO) Madago Raya Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengungkapkan sumpah setia itu dilakukan di Lapas Khusus Kelas II A Karanganyar, Nusakambangan, Jawa Tengah (Jateng). Baca juga: Buru DPO MIT Poso, Operasi Madago Raya Diperpanjang Sampai Akhir Tahun
"Telah dilaksanakan ikrar setia NKRI dan lepas baiat oleh satu orang narapidana kasus terorisme di Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar Nusakambangan," ujar Rudy kepada wartawan, Sabtu (2/10/2021).
Rudy menjelaskan setelah melakukan ikrar setia NKRI dan lepas baiat, Basri langsung dilakukan pemindahan ke Blok B sebagai masa observasi dan persiapan sebelum dipindahkan penahanannya ke Lapas Maksimum Nusakambangan.
"Basri berubah pemahamannya sejak mengikuti program penggalangan antar narapidana yang diselenggarakan oleh tim Satgassus Densus," jelasnya.
Penanggung Jawab Kendali Operasi (PJKO) Madago Raya Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengungkapkan sumpah setia itu dilakukan di Lapas Khusus Kelas II A Karanganyar, Nusakambangan, Jawa Tengah (Jateng). Baca juga: Buru DPO MIT Poso, Operasi Madago Raya Diperpanjang Sampai Akhir Tahun
"Telah dilaksanakan ikrar setia NKRI dan lepas baiat oleh satu orang narapidana kasus terorisme di Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar Nusakambangan," ujar Rudy kepada wartawan, Sabtu (2/10/2021).
Rudy menjelaskan setelah melakukan ikrar setia NKRI dan lepas baiat, Basri langsung dilakukan pemindahan ke Blok B sebagai masa observasi dan persiapan sebelum dipindahkan penahanannya ke Lapas Maksimum Nusakambangan.
"Basri berubah pemahamannya sejak mengikuti program penggalangan antar narapidana yang diselenggarakan oleh tim Satgassus Densus," jelasnya.
Lihat Juga :