Penuntasan Kemiskinan Ekstrem Level Desa Berbasis Individu
Jum'at, 01 Oktober 2021 - 05:24 WIB
loading...
A
A
A
"Semua strategi dan tahapan itu dapat didukung dengan dana desa, sebagaimana disampaikan presiden Jokowi pemanfaatan dana desa ada dua yaitu untuk pertumbuhan ekonomi dan peningkatan SDM," kata menteri yang disapa Gus Halim.
Baca juga: 5 Daerah di Jabar Jadi Prioritas Penuntasan Kemiskinan Ekstrem
Gus Halim memaparkan, pendataan SDGs yang dilakukan di Bandung Barat, jumlah warga desa miskin ekstrem 220.462 jiwa dengan pembagian, kategori 1 sebanyak 12.529 jiwa dan kategori 2 sebanyak 207.933 jiwa.
"Penanganan ini bisa dilakukan dengan konsolidasi antara pemerintah daerah hingga tingkat kementerian agar terwujud rencana Nol Persen Kemiskinan Ekstrem tahun 2024," katanya.
Untuk mendukung implementasi aksi penanganan warga miskin ekstrem, serta monitoring keberlanjutan hasil capaian nol persen kemiskinan ekstrem, telah disiapkan aplikasi yang terhubung dari desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, sampai pusat.
Baca juga: 5 Daerah di Jabar Jadi Prioritas Penuntasan Kemiskinan Ekstrem
Gus Halim memaparkan, pendataan SDGs yang dilakukan di Bandung Barat, jumlah warga desa miskin ekstrem 220.462 jiwa dengan pembagian, kategori 1 sebanyak 12.529 jiwa dan kategori 2 sebanyak 207.933 jiwa.
"Penanganan ini bisa dilakukan dengan konsolidasi antara pemerintah daerah hingga tingkat kementerian agar terwujud rencana Nol Persen Kemiskinan Ekstrem tahun 2024," katanya.
Untuk mendukung implementasi aksi penanganan warga miskin ekstrem, serta monitoring keberlanjutan hasil capaian nol persen kemiskinan ekstrem, telah disiapkan aplikasi yang terhubung dari desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, sampai pusat.
(abd)
Lihat Juga :