Kemendagri Dorong Pemda Lakukan Digitalisasi PAD
Jum'at, 01 Oktober 2021 - 04:52 WIB
loading...
Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri, Mochamad Ardian Noervianto mengatakan pandemi Covid-19 tidak hanya memperkenalkan budaya kerja baru tetapi juga harus mendorong pemda melakukan digitalisasi PAD. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong agar pemerintah daerah (pemda) melakukan digitalisasi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) . Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri, Mochamad Ardian Noervianto mengatakan pandemi Covid-19 tidak hanya memperkenalkan budaya kerja baru tetapi juga harus mendorong pemda melakukan digitalisasi PAD.
"Untuk itu penting bagi kami untuk menghimpun segala macam bentuk data, baik pendapatan maupun belanja," ujarnya dikutip dari pers rilis Puspen Kemendagri, Kamis (30/9/2021). Baca juga: Kemendagri Beri Apresiasi 15 Provinsi yang Telah 100% Bentuk Posko PPKM Mikro Tingkat Desa
Dalam hal digitalisasi, saat ini telah diberlakukan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Ardian menilai SIPD Pendapatan sudah sangat baik penerapannya namun belum semua daerah menggunakannya. Menurutnya, data SIPD ini amat penting keberadaannya karena segala kebijakan yang dibuat bisa jadi efektif dan efisien.
"Kami mengapresiasi masukan dari bapak/ibu bagaimana SIPD agar bisa mencapai paripurna. SIPD belanja kami nilai sudah sangat baik, meski beberapa Pemda masih trial and error bahkan ada yang masih tandem dengan aplikasi lain. Bagi kami hal itu tidak masalah," jelasnya.
Dia juga mengingatkan agar daerah-daerah yang belum segera menginput data PAD. Ardian berharap optimalisasi sektor PAD ini bisa dilakukan dari mulai hardware, software yang sudah disiapkan Kemendagri. Termasuk brainwarenya yang terdiri dari aparatur dan masyarakat sebagai pengguna.
"Untuk itu penting bagi kami untuk menghimpun segala macam bentuk data, baik pendapatan maupun belanja," ujarnya dikutip dari pers rilis Puspen Kemendagri, Kamis (30/9/2021). Baca juga: Kemendagri Beri Apresiasi 15 Provinsi yang Telah 100% Bentuk Posko PPKM Mikro Tingkat Desa
Dalam hal digitalisasi, saat ini telah diberlakukan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Ardian menilai SIPD Pendapatan sudah sangat baik penerapannya namun belum semua daerah menggunakannya. Menurutnya, data SIPD ini amat penting keberadaannya karena segala kebijakan yang dibuat bisa jadi efektif dan efisien.
"Kami mengapresiasi masukan dari bapak/ibu bagaimana SIPD agar bisa mencapai paripurna. SIPD belanja kami nilai sudah sangat baik, meski beberapa Pemda masih trial and error bahkan ada yang masih tandem dengan aplikasi lain. Bagi kami hal itu tidak masalah," jelasnya.
Dia juga mengingatkan agar daerah-daerah yang belum segera menginput data PAD. Ardian berharap optimalisasi sektor PAD ini bisa dilakukan dari mulai hardware, software yang sudah disiapkan Kemendagri. Termasuk brainwarenya yang terdiri dari aparatur dan masyarakat sebagai pengguna.
Lihat Juga :