Tuntut Prinsip Kemanusiaan, Pemerintah Didesak Hapus Hukuman Mati

Selasa, 02 Juni 2020 - 07:35 WIB
loading...
Tuntut Prinsip Kemanusiaan,...
ICJR mendesak pemerintah menghapus hukuman mati. Tuntutan ini merujuk pada prinsip yang terkandung dalam Pancasila, yakni kemanusiaan yang adil dan beradab. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) mendesak pemerintah menghapus hukuman mati. Tuntutan ini merujuk pada prinsip yang terkandung dalam Pancasila, yakni kemanusiaan yang adil dan beradab.

Menurut Direktur Eksekutif ICJR, Erasmus Napitupulu mengatakan Bung Karno dalam pidatonya pada 1 Juni 1945 menyampaikan lima prinsip dasar negara. Kelima prinsip itu adalah kebangsaan Indonesia, intrenasionalisme atau perikemanusiaan, mufakat atau demokrasi, kesejahteraan sosial, dan menyusun Indonesia merdeka dengan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. (Baca juga: PDIP: New Normal Bakal Jadi Bencana tanpa Goyong Royong)

Salah satu prinsip yang ditekankan Bung Karno adalah kemanusiaan yang adil dan beradab. Prinsip ini, menurut Bung Karno adalah jiwa yang merasakan adanya hubungan antaramanusia.

“Jiwa yang hendak mengangkat atau membedakan jiwa manusia itu lebih tinggi daripada jiwa binatang. Perikemanusiaan adalah hasil perkembangan rohani, budaya, dan masyarakat dari tingkat rendah ke tinggi,” terang Erasmus mengutip pidato Bung Karno, Senin (1/6/2020).

ICJR mengungkapkan untuk mengukur implementasi prinsip itu pada saat ini bisa melihat kebijakan mengenai hukum pidana. Erasmus menjelaskan prinsip dan tujuan mendasar dari kebijakan pidana adalah keadilan.

“Pemerintah sebagai tulang bangsa dalam 75 tahun ini masih belum bisa sepenuhnya menghadirkan hukum pidana yang berdasarkan dan mencerminkan prinsip-prinsip negara untuk mengangkat harkat dan martabat manusia. Salah satu pidana yang jelas bertentangan dengan prinsip kemanusiaan yang adil dan beradab itu adalah hukuman mati,” tegasnya.

Selama hukuman mati menjadi bentuk sanksi dalam hukum pidana, maka Indonesia masih jauh dari cita-cita luhur pendiri bangsa yang terkandung dalam Pancasila. Erasmus menuturkan sebagai negara merdeka, seharusnya hukuman mati itu sudah dihapus.

“Hukuman mati yang diturunkan oleh penjajah tidak menggambarkan kemajuan secara nasional dan internasional. Indonesia sekarang duduk sebagai salah satu dari sedikit negara di dunia yang masih mempraktikkan hukuman mati. Ada 142 negara yang sudah menghapus hukuman mati,” terangnya.

ICJR meminta pemerintah DPR RI untuk melahirkan kebijakan pidana yang berdasarkan kemanusiaan yang adil dan beradab. Itu bisa dimulai dengan menghapus hukuman mati dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP). (Baca juga: Fraksi PKS Galang Dukungan Pembentukan Pansus BBM)

“Mempertahankan moratorium pidana mati bukan hanya dalam hal eksekusi tetapi juga dalam penjatuhan pidana pada tahap yudisial/peradilan pidana. Juga memberikan komutasi atau pengubahan hukuman bagi mereka yang sudah dalam deret tunggu eksekusi mati lebih dari 10 tahun demi alasan kemanusiaan,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Qodari Ungkap Makna...
Qodari Ungkap Makna Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati di Hari Lahir Pancasila
BNPP Gelar Upacara Hari...
BNPP Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Peran Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa
Momen Prabowo Bincang...
Momen Prabowo Bincang dengan Megawati, Gibran, hingga JK saat Hari Lahir Pancasila
Hari Lahir Pancasila...
Hari Lahir Pancasila 2026, Irfan Aghasar Tekankan Pentingnya Persatuan dan Keadilan Sosial
Hari Lahir Pancasila,...
Hari Lahir Pancasila, Prabowo: Rakyat Hanya Jadi Penonton di Atas Kekayaan Bangsa Sendiri
Jokowi Tak Hadir di...
Jokowi Tak Hadir di Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ternyata Ini Alasannya
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
PNM Komitmen Hadirkan...
PNM Komitmen Hadirkan Layanan Berlandaskan Keadilan Sosial
Peringatan Hari Lahir...
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Yuke Yurike Ajak Generasi Muda Perkuat Rasa Cinta Tanah Air
Rekomendasi
Biar Anak Nyaman ke...
Biar Anak Nyaman ke Dokter Gigi, Medikids Serpong Hadirkan Beragam Fasilitas
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 27 Petugas Luka Ringan Kena Lemparan Batu
1,2 Juta Suporter Datang,...
1,2 Juta Suporter Datang, NYPD Khawatir Perdagangan Seks Meledak di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Soroti Masalah Bangsa,...
Soroti Masalah Bangsa, Jaringan Cendekiawan Muda Ajukan 7 Tuntutan
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Sony Sonjaya Bungkam...
Sony Sonjaya Bungkam Jelang Diperiksa Kejagung soal Dugaan Korupsi MBG
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved