Rentan Kekerasan Selama Pandemi, Annisa Yudhoyono: Perempuan Harus Punya Daya Saing

Selasa, 28 September 2021 - 15:49 WIB
loading...
Rentan Kekerasan Selama...
Ketua Umum Srikandi Demokrat Annisa Pohan Yudhoyono menilai pandemi Covid-19 membawa dampak tersendiri bagi perempuan. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Srikandi Demokrat Annisa Pohan Yudhoyono menilai pandemi Covid-19 membawa dampak tersendiri bagi perempuan . Beban perempuan sebagai manajer rumah tangga menjadi berlipat ganda karena seluruh anggota keluarga ada di rumah dan melakukan kegiatan serempak.

Hal itu disampaikan Annisa saat membuka Webinar Nasional Srikandi Demokrat di Jakarta (25/9/2021) lalu. Dengan topik 'Perempuan Tangguh di Masa Pandemi: Meningkatkan Daya Saing dan Daya Tahan Perempuan', webinar ini diikuti dua ribu peserta dari berbagai tempat di Indonesia. Baca juga: Cerita Jean Walters, Molly Bondan, dan J Edgar: 3 Perempuan Australia Pendukung Kemerdekaan RI

"Beban ganda ini berpotensi memicu ketidakharmonisan rumah tangga dan membuat perempuan makin rentan mengalami kekerasan dalam rumah tangga," ujar Annisa dalam keterangannya, Selasa (28/9/2021).

Mengutip UN Women survei, Annisa mengungkapkan 82% wanita di seluruh dunia mengalami penurunan pendapatan yang signifikan serta kehilangan pekerjaan.

"Karena itu perempuan harus memiliki daya saing baik secara individual maupun komunal," ujar Annisa, "Daya saing adalah bagaimana meningkatkan nilai diri kita, mengembangkan keunggulan diri dalam usaha apapun yang kita lakukan."

Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani mengungkapkan selama masa pandemi perempuan dibayang-bayangi risiko kesehatan yang lebih tinggi, baik mental maupun fisik. Tapi Andy tetap optimis.

"Perempuan itu selalu mampu ya, keluar dari situasi-situasi yang paling pelik. Kita lihat pada masa-masa konflik dan kerusuhan. Perempuan itu seperti legenda burung Phoenix, selalu bisa hidup dari wreckage, bangkit dari abu kerusakan," papar Andy.

Psikolog Keluarga dan Praktisi Konseling Kesehatan Mental Ita D Azly mengungkapkan cara agar perempuan bisa menjadi tangguh. Menurutnya, perempuan harus membangun kesadaran diri (awareness) sebagai dasar untuk mengembangkan diri. "Kita perlu membangun kompetensi diri dan kemudian kompetensi sosial."

Di sisi lain, Praktisi Teknologi dan Green Economy Thilma Komaling mengingatkan semangat dan daya juang saja belum cukup. "Kita harus mampu memanfaatkan teknologi. Menghadapi era digital, perempuan harus bisa: bertahan, berubah dan belajar," tutur Thilma.

Senada dengan itu, CEO startup @kamiidea Istafiana Candarini berbagi resep bagi para perempuan. "Set goals dengan jelas, find your passion, kira-kira kita bisa melakukan apa, supaya kita bisa mencapai target dan tetap happy," pesan Istafiana. Baca juga: Jonathan Frizzy Sebut Dhena Devanka Lakukan KDRT, Pengacara: Korban Tak Harus Perempuan

Webinar Nasional ini dihadiri juga Ketua Persaudaraan Istri Anggota (PIA) Fraksi Partai Demokrat DPR RI Aliya Rajasa Yudhoyono, Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI Meilani Suharli dan ketua panitia Dr Susilawati.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Pendampingan PNM Berperan...
Pendampingan PNM Berperan Majukan Usaha Ibu-ibu Prasejahtera dari Sabang-Merauke
PNM-Kementerian PPPA...
PNM-Kementerian PPPA Berdayakan Perempuan melalui Pendampingan Usaha di NTT
Rekomendasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
PNM Mekaar Salurkan...
PNM Mekaar Salurkan Pembiayaan 23,3 Juta Nasabah Prasejahtera
Jadwal Formula 1 Lenovo...
Jadwal Formula 1 Lenovo Austrian Grand Prix 2026, Live Streaming di VISION+
Berita Terkini
Panja SPMB Cari Formula...
Panja SPMB Cari Formula Penerimaan Mahasiswa yang Adil dan Setara
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Blusukan ke Lampung,...
Blusukan ke Lampung, Jokowi: Saya Hadir untuk PSI
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
Infografis
Kenaikan Upah Minimum...
Kenaikan Upah Minimum Provinsi Harus Pertimbangkan Pandemi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved