PDIP Minta Pemerintah Kaji Ulang Usulan Pemilu 2024 Digelar 15 Mei

Selasa, 28 September 2021 - 14:45 WIB
loading...
PDIP Minta Pemerintah...
Ketua Kapoksi PDIP di Komisi II DPR RI Arif Wibowo meminta pemerintah kaji ulang terkait pelaksanaan Pemilu 2024 pada 15 Mei. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Komisi II DPR RI Arif Wibowo keberatan atas usulan pemerintah terkait jadwal pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 digelar pada 15 Mei.

Usulan tersebut telah disampaikan pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, Dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. "Apakah PDIP keberatan pemungutan suara pada 15 Mei karena meminta menimbang ulang, tentu keberatan," kata Arif di ruang rapat Fraksi PDIP di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (28/9/2021).

Oleh karena itu, kata dia, fraksinya berharap kepada pemerintah untuk mempertimbangkan kembali secara matang dengan melakukan kajian-kajian yang komperhensif. Sebab, Arif menyebut ada persoalan jika Pemilu 2024 dilakukan pada 15 Mei. "Kita melewati bulan Ramadan dan Lebaran, terutama bulan Ramadan itu bulan yang kita hormati. Sedianya tidak ada kegiatan politik apapun," ujarnya. Baca juga: KPU Targetkan Sirekap Digunakan pada Pemilu 2024

Arif menegaskan, sangat tidak elok dan tidak etis jika pemilu tetap dipaksakan digelar 15 Mei 2024. Menurutnya, hal ini akan bisa menimbulkan masalah kebangsaan. "Kita bisa tarik undur, kalau 15 Mei, berarti tiga bulan ke belakang maka dia melewati April, Maret dan Februari. Ramadan jatuh pada Maret, Lebaran April, di mana bulan Ramadan itu akan terjadi kampanye," tutur dia. Baca juga: Mahfud MD: Parpol di Pemilu 2024 Harus Berbadan Hukum pada November 2021

Oleh karena itu, dia meminta kepada pemerintah harus bijak mempertimbangkan dengan matang dan baik bahwa Ramadan itu seharusnya tidak perlu kampanye politik oleh partai, termasuk tim kampanye capres dan cawapres. "Sekali lagi kita minta pemerintah secara bersama-sama meneliti, mengkaji yang tepat sehingga saat kami rapat antara DPR, pemerintah dan penyelenggara bisa menentukan tanggal, hari, dan tepat yang tepat untuk pemungutan suara," ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Jelang Armuzna, DPR...
Jelang Armuzna, DPR Ingatkan Pemerintah soal Layanan Konsumsi dan Transportasi
DPD Perindo Jaktim Optimistis...
DPD Perindo Jaktim Optimistis Lolos Verifikasi 2027, Matangkan Struktur lewat Rakorda
Rekomendasi
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Berita Terkini
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik MBG Andri Mulyono Jadi Tersangka
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Infografis
Apakah Sirekap Menjadi...
Apakah Sirekap Menjadi Alat Kejahatan Pemilu 2024?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved