Temui Ketua DPD RI, Gerakan Kebangkitan Desa Mandiri Dukung Amendemen ke-5 UUD 1945
Senin, 27 September 2021 - 18:33 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Umum Gerbang Emas Joko Wandyatmoko menjelaskan, kehadirannya ke DPD RI untuk memberi dukungan penuh kepada DPD RI untuk memperjuangkan nasib rakyat, utamanya mereka yang berada di desa-desa.
"Kami mendukung penuh langkah Ketua DPD RI mengenai amendemen ke-5 konstitusi. Pada kongres kami nanti, kami siap mendeklarasikan bahwa kami adalah konstituen DPD RI," tutur Joko Wandyatmoko.
Dijelaskannya, untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa, Gerbang Emas menginisiasi koperasi. Sebab, kata dia, oligarki mulai menguasai sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. "Koperasi primer nasional pertama ada di sini. Seluruh anggota DPD RI adalah pembina," ujar Joko.
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengucapkan terima kasih atas dukungan tersebut. "Prinsipnya saya siap terima amanah. Itu memang tujuan saya, bagaimana membangun kesadaran masyarakat," katanya.
LaNyalla menceritakan, begitu kali pertama dilantik sebagai Ketua DPD RI, ia memberi penjelasan kepada seluruh jajarannya agar betul-betul bekerja untuk rakyat. "Saya punya sumpah atas nama Allah, maka saya harus kerjakan dan jaga amanah tersebut," ujarnya.
Yang menjadi fokus perhatiannya saat ini adalah amendemen ke-5 konstitusi. Di mata LaNyalla, hal tersebut biang masalah dari problematika kebangsaan belakangan ini. "Maka, kita harus memperbaiki hal-hal di hulu. Selama ini kita ribut di hilir. Kita perbaiki pasal 33, termasuk preambule UUD 1945 bahwa rakyat kita harus sejahtera. Kita harus kembali ke desa. Harus itu," tegas LaNyalla.
"Kami mendukung penuh langkah Ketua DPD RI mengenai amendemen ke-5 konstitusi. Pada kongres kami nanti, kami siap mendeklarasikan bahwa kami adalah konstituen DPD RI," tutur Joko Wandyatmoko.
Dijelaskannya, untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa, Gerbang Emas menginisiasi koperasi. Sebab, kata dia, oligarki mulai menguasai sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. "Koperasi primer nasional pertama ada di sini. Seluruh anggota DPD RI adalah pembina," ujar Joko.
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengucapkan terima kasih atas dukungan tersebut. "Prinsipnya saya siap terima amanah. Itu memang tujuan saya, bagaimana membangun kesadaran masyarakat," katanya.
LaNyalla menceritakan, begitu kali pertama dilantik sebagai Ketua DPD RI, ia memberi penjelasan kepada seluruh jajarannya agar betul-betul bekerja untuk rakyat. "Saya punya sumpah atas nama Allah, maka saya harus kerjakan dan jaga amanah tersebut," ujarnya.
Yang menjadi fokus perhatiannya saat ini adalah amendemen ke-5 konstitusi. Di mata LaNyalla, hal tersebut biang masalah dari problematika kebangsaan belakangan ini. "Maka, kita harus memperbaiki hal-hal di hulu. Selama ini kita ribut di hilir. Kita perbaiki pasal 33, termasuk preambule UUD 1945 bahwa rakyat kita harus sejahtera. Kita harus kembali ke desa. Harus itu," tegas LaNyalla.
Lihat Juga :