Tak Dihadiri Pengurus DPP, Kubu AHY : KLB Moeldoko Tidak Sah

Jum'at, 24 September 2021 - 14:02 WIB
loading...
Tak Dihadiri Pengurus...
Kubu AHY menilai KLB yang diadakan kubu Moeldoko tidak sah. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kubu Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan dua saksi yang dihadirkan dalam persidangan di PTUN pada Kamis (23/9/2021) sudah menjelaskan KLB di Deli Serdang, Sumatera Utara tidak sah. Saksi yang dihadirkan dalam sidang di PTUN itu yakni dari DPC Ambon dan DPC Serang yang sudah lama mengundurkan diri dari kepengurusan Partai Demokrat .

"Jadi di depan persidangan yang bersangkutan mengakui sudah mengundurkan diri. Jadi kehadirannya di KLB terkonfirmasi bahwa yang bersangkutan adalah mantan yang tidak lagi punya hak suara, hak untuk memilih dan hak untuk dipilih," ujar Kuasa Hukum DPP Partai Demokrat Heru Widodo (Hamdan Zoelva & Partners) di PTUN, Jakarta Timur, Kamis (23/9/2021).

Menurutnya, hal menarik yang terbongkar di dalam persidangan pada Kamis (23/9/2021) yakni tidak ada pengurus DPP yang hadiri KLB di Deli Serdang. Sehingga, KLB yang diadakan kubu Moeldoko tidak sah.

Baca juga: Amien Rais dan Gatot Nurmantyo Ngumpul di Rumah Rocky Gerung, Ada Apa?

"Jadi itu fakta menarik yang kita bisa peroleh dari persidangan hari ini. Berkaitan dengan proses permohonan pendaftaran perubahan AD/ART kepengurusan mereka semua tidak tahu prosesnya, syarat-syarat juga tidak lengkap. Mereka hanya mendengar sebagai kapasitas para mantan pengurus," ucapnya.

Sementara itu, Anggota Tim Advokasi DPP Partai Demokrat Mehbob manambahkan, saksi yang dihadirkan kubu Moeldoko dan Jhoni Allen terkesan dipaksakan dan syarat dengan rekayasa. "Kami buka, kami tayangkan rekaman kongres, saudara saksi tidak mendengarkan, dia diam saja dan tidak menjawab," imbuhnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Menko AHY-Dewan Maritim...
Menko AHY-Dewan Maritim Rusia Kerja Sama Pembangunan PLTN Terapung dan Kapal Cepat
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
AHY Targetkan Bandara...
AHY Targetkan Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Terbaik Dunia di 2029
Gagas Forum Dialog,...
Gagas Forum Dialog, AHY Ajak Profesor dan Gen Z Rumuskan Masa Depan Indonesia
Rekomendasi
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Berita Terkini
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved