Sosialisasi Nilai-nilai Pancasila Melalui Musik untuk Generasi Milenial
Kamis, 23 September 2021 - 23:25 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, para personel band yang notabene mahasiswa itu sangat cerdas. Mampu memadukan instrumen modern dan tradisional. "Begitu pula Pancasila. Tradisi tidak harus disikapi tradisional, tapi dikembangkan untuk dinamika berbangsa bernegara," kata Haryono.
Ditambahkannya, kesenian itu sarat kreasi, imajinasi, dan prestasi. Maka, Haryono berharap Bedah Musik Kebangsaan bisa dimaknai para mahasiswa sebagai bahan riset untuk masa depan Indonesia.
Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia yang ikut hadir juga menyampaikan apresiasi. Ini kali ketiga Bedah Musik Kebangsaan digelar BPIP. Diketahui, Doli juga Founder Sinergy Of Indonesia. Pihaknya dan Indonesia Care (komunitas musisi) telah membuat Nyanyian Rumah Indonesia.
Album itu berisi lima lagu daerah yang diaransemen ulang dan empat lagu karangan para musisi. "Album ini tak ada manfaat jika tak disosialisasikan kembali ke milenial. Maka kami menghubungi BPIP. Ke depan kami bersinergi lagi menjangkau lebih banyak sekolah dan kampus," ujar Doli.
Hadir pula dalam acara itu; Plt. Sestama BPIP Karjono, Deputi I BPIP Prakoso, Direktur Sosialisasi BPIP M. Akbar Hadiprabowo dan Pakar Kebijakan Publik Harits Wicaksana. Adapun para musisi mendendangkan Rayuan Pulau Kelapa (Conrad GV), Anak Negeri (Shanna Shanon dan Alshant), Bangun Pemudi Pemuda (Alshant dan Awing) dan dari Sabang Sampai Merauke (Slag band). Even tersebut diikuti para Mahasiswa Untirta baik secara daring maupun luring. CM
Ditambahkannya, kesenian itu sarat kreasi, imajinasi, dan prestasi. Maka, Haryono berharap Bedah Musik Kebangsaan bisa dimaknai para mahasiswa sebagai bahan riset untuk masa depan Indonesia.
Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia yang ikut hadir juga menyampaikan apresiasi. Ini kali ketiga Bedah Musik Kebangsaan digelar BPIP. Diketahui, Doli juga Founder Sinergy Of Indonesia. Pihaknya dan Indonesia Care (komunitas musisi) telah membuat Nyanyian Rumah Indonesia.
Album itu berisi lima lagu daerah yang diaransemen ulang dan empat lagu karangan para musisi. "Album ini tak ada manfaat jika tak disosialisasikan kembali ke milenial. Maka kami menghubungi BPIP. Ke depan kami bersinergi lagi menjangkau lebih banyak sekolah dan kampus," ujar Doli.
Hadir pula dalam acara itu; Plt. Sestama BPIP Karjono, Deputi I BPIP Prakoso, Direktur Sosialisasi BPIP M. Akbar Hadiprabowo dan Pakar Kebijakan Publik Harits Wicaksana. Adapun para musisi mendendangkan Rayuan Pulau Kelapa (Conrad GV), Anak Negeri (Shanna Shanon dan Alshant), Bangun Pemudi Pemuda (Alshant dan Awing) dan dari Sabang Sampai Merauke (Slag band). Even tersebut diikuti para Mahasiswa Untirta baik secara daring maupun luring. CM
(srf)
Lihat Juga :