Politikus PDIP: Ada Kelompok Anti-China Dorong Indonesia Gabung AUKUS

Rabu, 22 September 2021 - 16:05 WIB
loading...
Politikus PDIP: Ada...
Politikus PDIP TB Hasanuddin menyebut ada kelompok yang mendorong Indonesia bergabung dengan AUKUS, aliansi Australia, Inggris dan AS menghadapi China. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP Tubagus (TB) Hasanuddin mengungkapkan adanya kelompok anti-China yang mendorong Indonesia untuk bergabung dengan aliansi AUKUS, yaitu Australia, Inggris dan Amerika Serikat (AS).

Padahal, sejak awal Indonesia tetap teguh pada pendiriannya untuk menjadi negara yang bebas aktif dalam politik luar negerinya. Karena itu, Indonesia tidak mengkubu ke negara mana pun.

"Indonesia tetap tegak tidak pernah ikut blok kanan, blok kiri, blok A dan blok B. Akhir-akhir ini kalau menyikapi ada AUKUS, kita juga terikat dengan Traktat Bebas Nuklir di wilayah ASEAN yang kita adopsi dengan UU No. 7/1997 dengan syarat meratifikasi Traktat itu saya kira sudah jelas," kata TB dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi I DPR dengan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Mahendra Siregar di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (22/9/2021).

Baca juga: Tidak Hanya China, AUKUS Juga Ditujukan Terhadap Rusia

Jenderal purnawirawan TNI AD ini juga mengungkapkan akhir-akhir ini dirinya juga berbicara dengan kelompok yang tak suka Indonesia ”dekat” dengan China. Lebih jauh, pemerintahan saat ini dikatakan komunis karena dekat dengan China.

"Dan kelompok ada dan real dan mereka mohon maaf mendesak kita untuk ikut masuk ke dalam blok Amerika yang notabene ikut dengan AUKUS, mungkin jadi AUKUSI. Itu Australia, UK, US, I. Nah, itu pernah bergelinding, saya pernah berdiskusi," ungkapnya.

Menurut TB, saat berdiskusi dengan rekan-rekannya sesama mantan prajurit TNI, mereka meminta Komisi I memperkuat persenjataan Indonesia untuk melawan. Dia pun mempertanyakan pihak yang mana yang akan dilawan. Indonesia tentu tidak bisa membentuk TNI hanya untuk bertempur. Sebab, kata TB, yang penting adalah menjaga kedaulatan.

Baca juga: Beda dengan Indonesia dan Malaysia, Filipina Dukung Aliansi AUKUS untuk Lawan China

"Saya mohon dengan hormat dua sisi ini dan barangkali di lingkungan kita saja, di ruangan ini bisa jadi mulai panas. Semalam saya berdiskusi jadi pembicara di TV swasta, itu juga begitu, bahwa dengan adanya AUKUS membelah NKRI menjadi 2 bagian, ngeri kali dalam hati," ucap TB.

Apalagi, TB mengingatkan bahwa Indonesia punya kode etik yang diluncurkan Menlu Retno Marsudi. Untuk menyelesaikan masalah-masalah di wilayah laut caranya dengan duduk dan bicara, tidak boleh menggunakan senjata atau kekerasan apa pun.

"Dan menurut hemat saya ini sudah benar, begitu. Kita tidak boleh terpancing ke manapun malah justru di antara 2 perang, ini kan perang dingin gaya baru di wilayah baru, mungkin sebentar lagi wilayah Eropa juga akan terbelah, sudah terbelah sekarang," papar TB.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Rekomendasi
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
5 Artis Indonesia Punya...
5 Artis Indonesia Punya Gelar S3, Ada yang Sukses Menjadi Dosen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved