Kasus Pencucian Uang juga Mengincar Napoleon Bonaparte

Rabu, 22 September 2021 - 15:02 WIB
loading...
Kasus Pencucian Uang...
Irjen Napoleon Bonaparte yang sedang diisolasi di Rutan Bareskrim akibat kasus penganiayaan juga tengah diincar dalam kasus pencucian uang. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Belum tuntas upaya hukumnya dalam kasus Djoko Tjandra, Irjen Napoleon Bonaparte tersandung kasus penganiyaan di Rutan Bareskrim . Jerat untuk Napoleon bisa bertambah lantaran Bareskrim sedang melakukan gelar perkara untuk bisa mengusut dugaan pencucian uang dari suap penghapusan red notice Djoko Tjandra.

"Laporan Dirtipikor begitu ya," kata Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (22/9/2021).

Agus tak memberikan banyak komentar terkait hal tersebut. Menurutnya, gelar perkara itu merupakan pengembangan pidana yang menjerat Napoleon Bonaparte. "Kasusnya kan terkait itu," ujar Agus.

Baca juga: Napoleon Bonaparte Diisolasi Usai Diperiksa Kasus Penganiayaan M Kece

Napoleon yang merupakan mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri divonis 4 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsidair 6 bulan kurungan dalam kasus red notice.Hakim menyatakan Napoleon terbukti menerima uang 200.000 dolar Singapura dan USD370 ribu dari Djoko Tjandra.

Menurut hakim, Uang itu berkaitan dengan upaya untuk menghapus nama Joko Soegiarto Tjandra dari Daftar pencarian Orang (DPO) yang dicatatkan di Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjen imigrasi).

"Menyatakan terdakwa Napoelon Bonaparte terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi," ujar Ketua Majelis Hakim Muhammad Damis saat membacakan amar putusan di ruang sidang Hatta Ali Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (10/3/2021).
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Lagi, Abu Janda Diadukan...
Lagi, Abu Janda Diadukan ke Bareskrim soal Pernyataan Sumbar Intoleran dan Barbar
Andre Rosiade Laporkan...
Andre Rosiade Laporkan Abu Janda ke Bareskrim soal Dugaan Ujaran Kebencian
Dipecat Kasus Narkoba,...
Dipecat Kasus Narkoba, AKP Deky Tiba di Bareskrim dengan Tangan Terborgol
10 Kombes Pol Digeser...
10 Kombes Pol Digeser ke Bareskrim Polri pada Mutasi Mei 2026
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
Rekomendasi
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Kondisi Haji Bolot Mulai...
Kondisi Haji Bolot Mulai Membaik, Sudah Tak Keluhkan Sesak Napas
Berita Terkini
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved