Mensos Risma Ungkap Masalah Penyaluran Bansos ke DPD RI
Rabu, 22 September 2021 - 06:28 WIB
loading...
Sejumlah masalah penyaluran bantuan sosial (bansos) di daerah diungkapkan Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam rapat kerja dengan Komite III DPD RI, Selasa (21/9/2021). Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah masalah penyaluran bantuan sosial ( bansos ) di daerah diungkapkan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini dalam rapat kerja dengan Komite III DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (21/9/2021). Kendala yang ditemukannya seperti pemblokiran rekening penerima bansos, penyaluran bansos terhambat di bank, atau kartu kesejahteraan sosial (KKS) dipegang oleh orang lain.
Wanita yang akrab disapa Risma ini menilai sejumlah masalah itu yang mengakibatkan penyaluran bansos tak tepat sasaran. "Kejadian di Semarang kemarin, saya telepon pak wali masa kamu enggak bisa ngumpulin 1.800 orang ke balai kota yang menerima bantuan. Alasan tidak bisa menyalurkan karena enggak ketemu orangnya, dan kita coba ternyata bisa," ungkap Risma.
Risma membeberkan salah satu cara yang dilakukan pihaknya untuk mengatasi masalah itu dengan pendekatan orang ke orang. Pendekatan itu dinilai mempermudah mengatasi masalah tersebut.
"Memang tersentuh person to person datanya, karena kalau enggak kayak gitu susah. Saya ke sana oke selesai kan saya punya datanya," ujar mantan wali kota Surabaya ini.
Baca juga: Mensos Imbau Semua Pihak Hati-hati dengan Data Bansos
Wanita yang akrab disapa Risma ini menilai sejumlah masalah itu yang mengakibatkan penyaluran bansos tak tepat sasaran. "Kejadian di Semarang kemarin, saya telepon pak wali masa kamu enggak bisa ngumpulin 1.800 orang ke balai kota yang menerima bantuan. Alasan tidak bisa menyalurkan karena enggak ketemu orangnya, dan kita coba ternyata bisa," ungkap Risma.
Risma membeberkan salah satu cara yang dilakukan pihaknya untuk mengatasi masalah itu dengan pendekatan orang ke orang. Pendekatan itu dinilai mempermudah mengatasi masalah tersebut.
"Memang tersentuh person to person datanya, karena kalau enggak kayak gitu susah. Saya ke sana oke selesai kan saya punya datanya," ujar mantan wali kota Surabaya ini.
Baca juga: Mensos Imbau Semua Pihak Hati-hati dengan Data Bansos
Lihat Juga :