Kemenag Sebut Arab Saudi Belum Keluarkan Regulasi Penyelenggaraan Umrah

loading...
Kemenag Sebut Arab Saudi Belum Keluarkan Regulasi Penyelenggaraan Umrah
Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Khoirizi menjelaskan pemerintah Arab Saudi hingga kini belum mengeluarkan regulasi penyelenggaraan umrah di luar negara tersebut.Foto/SINDOnews
JAKARTA - Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Khoirizi menjelaskan pemerintah Arab Saudi hingga kini belum mengeluarkan regulasi penyelenggaraan umrah di luar negara tersebut.

"Sampai detik ini pemerintah Arab Saudi belum mengeluarkan regulasi teknik sekecil apapun tentang penyelenggaraan umrah di luar Arab Saudi," jelasnya saat Diskusi Publik Apa Kabar Umrah Kita, Selasa, (21/09/2021).

Hal inilah menurutnya menjadi kewajiban pemerintah bersama DPR dan DPD untuk menggunggah hati pemerintah Arab Saudi agar dalam waktu dekat ini membuka kesempatan bagi rakyat dan umat muslim Indonesia melaksanakan umrah. "Mudah-mudahan Kementerian Agama berkunjung ke Arab Saudi melakukan diplomasi tingkat tinggi guna meyakinkan mereka bahwa Indonesia siap untuk melaksanakan umrah," paparnya. Baca juga: Arab Saudi Ungkap 10 Juta Jamaah Laksanakan Umrah Sejak Oktober 2020

Sebelumnya, kata dia, Kemenag telah tiga kali berkomunikasi dengan Dubes Arab Saudi. Begitu juga dengan Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali yang juga telah berkomunikasi di Arab Saudi. "Setiap hari kami berkomunikasi bagaimana mendapatkan perkembangan soal penyelenggaraan umrah yang akan datang. Jangan sampai kita ke sana menghamburkan uang negara pulangnya tidak ada yang kita dapatkan, kita ke sana harus ada oleh-oleh buat jamaah," paparnya. Baca juga: Kemenag Libatkan Maskapai Penerbangan Bahas Revisi KMA Penyelenggaraan Umrah di Masa Pandemi



Dia pun mengajak semua pihak khusus penyelenggara umrah untuk menyiapkan jamaah sehingga sudah siap ketika umrah dibuka oleh pemerintah Arab Saudi. "Siapkan diri dulu, bagaimana kita memiliki vaksin menyiapkan Istithaah ibadah perjalanan dan kesehatan. Ketika vaksin sudah kita lakukan, protokol kita taati istithaah sudah kita penuhi, Insyaallah pada saatnya kita akan bisa berangkat ke Tanah Suci," harapnya.
(cip)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top