Penjelasan Ketua Bakamla Terkait Ribuan Kapal Asing di Laut Natuna

Senin, 20 September 2021 - 16:17 WIB
loading...
Penjelasan Ketua Bakamla...
Kepala Badan Keamanan Laut Laksamana Madya Aan Kurnia, mengklarifikasi informasi ribuan kapal asing milik China dan Vietnam di perairan Laut Natuna Utara. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Keamanan Laut ( Bakamla ) Laksamana Madya Aan Kurnia, mengklarifikasi informasi ribuan kapal asing milik China dan Vietnam di perairan Laut Natuna Utara. Klarifikasi tersebut disampaikannya saat menghadiri rapat kerja bersama Komisi I DPR RI, Senin (20/9/2021).

Baca juga: Kepala Bakamla Sebut Laut Natuna Utara Aman, Nelayan Tak Perlu Khawatir

Klarifikasi itu disampaikan Aan menyambung pernyataan Sekretaris Utama Bakamla S Irawan dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi I beberapa waktu lalu. Dia menyebut, pernyataan Sestama merupakan akumulasi dari aktivitas kapal asing yang pernah bersinggah di Laut Natuna Utara.

Baca juga: Viral Kapal Asing Melintas di Laut Natuna Utara, Ini Penjelasan Pangkoarmada I TNI AL

"Itu akumulasi dari situasi di Laut Natuna Utara atau LCS. LCS kan luas sekali, berbatasan dengan 5 negara. Itu banyak," kata Aan menjelaskan.

Dia pun menyinggung tindaklanjut yang dilakukan oleh TNI AL melalui Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) 1 Laskda TNI Arsyad Abdullah yang menyebut kondisi Laut Natuna dalam keadaan aman dan terkendali.

Tindaklanjut itu dilakukan pascainformasi yang diberikan Sestama Bakamla menjadi ramai diperbincangkan publik. "Jadi apa yang dikatakan angkatan Laut sudah benar," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Bakamla menyebut ribuan kapal asing dari Vietnam dan China yang tak tertangkap radar berada pada daerah overlapping Laut Natuna Utara. Ribuan kapal tak terdeteksi radar, hanya terlihat dengan pantauan mata.

Sekretaris Utama Bakamla S Irawan menyampaikan hal itu saat rapat dengan DPR terkait urgensi Rancangan Undang-Undang (RUU) Keamanan Laut.

"Begitu dilihat kasat mata atau pun langsung pengamatan udara, itu bahkan sampai ratusan, mungkin ribuan kapal yang ada di sana," ujarnya seperti dilihat di situs resmi DPR, Senin (14/9/2021).
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Peneliti UHAMKA Soroti...
Peneliti UHAMKA Soroti Dampak Perang Iran Terhadap Indonesia
Bahas Kode Etik Perilaku...
Bahas Kode Etik Perilaku di Laut China Selatan, Akademisi Tekankan Pentingnya Sentralitas ASEAN dan UNCLOS
Bakamla Akui Perlu Jet...
Bakamla Akui Perlu Jet Canggih untuk Pantau Perairan: Kecepatan Informasi Dibutuhkan
Japan Coast Guard Pinjamkan...
Japan Coast Guard Pinjamkan Jet Canggih untuk Latihan Personel Bakamla Pantau Perairan Jakarta
Kumpulkan Pati TNI-Polri,...
Kumpulkan Pati TNI-Polri, Prabowo Bakal Evaluasi dan Beri Arahan Strategis
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Kapal Perang Belanda...
Kapal Perang Belanda dan China Terlibat Konfrontasi di Laut China Selatan
17.000 Prajurit AS dan...
17.000 Prajurit AS dan Filipina Gelar Latihan Perang Terbesar, China Marah Besar!
Rekomendasi
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
Ini Penjelasan Mengapa...
Ini Penjelasan Mengapa Hajar Aswad di Kakbah Berwarna Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved