Komnas HAM Papua Tegaskan Serangan KKB ke Nakes Tidak Bisa Dibenarkan

Minggu, 19 September 2021 - 13:59 WIB
loading...
Komnas HAM Papua Tegaskan...
Video kebrutalan KKB OPM saat menyerang Puskesmas di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada Senin (13/9/2021) beredar luas di media sosial. Foto/iNews TV/Chanry Andrew Suripatty
A A A
JAKARTA - Perwakilan Komnas HAM Papua, Frits Bernard Ramandey menyebutkan tindakan penganiayaan dan kekerasan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun.

Tindakan intimidasi dan kekerasan yang menyebabkan meninggalnya tenaga kesehatan (nakes) Gabriela Meilan (22) yang jenazahnya ditemukan di dasar jurang Distrik Kiwirok, Pengunungan Bintang, Papua pada Senin (13/9/2021) lalu menjadi sorotan dunia internasional.

"Para nakes di Kiwirok ini kenal dengan para pelaku (sipil bersenjata) apabila kita melihat testimoni para korban. Bila ditarik benang merah maka tindakan ini mencederai kemanusiaan. Karena tenaga kesehatan, guru, dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi korban di tengah situasi yang ada saat ini," ujar Frits Bernard Ramandey ketika dikonfirmasi MNC Portal, Minggu (19/9/2021).

Baca juga: Komandan Operasi KKB Kiwirok Ditembak Mati, Nakes Dievakuasi dari Jurang 400 Meter

Ia menegaskan, sesuai UU RI Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, profesi yang memenuhi hak atas kesehatan dan pendidikan wajib dilindungi negara.

"Negara perlu melakukan tindakan hukum. Ini bukan peristiwa pertama. Sehingga jika karena ancaman, intimidasi dan kekerasan yang dilakukan menyebabkan kematian (Gabriela Meilan) di dasar jurang ini adalah peristiwa yang amat disesalkan," kata Frits Bernard Ramandey.

Lebih lanjut, Komnas HAM Papua memastikan tindakan kekerasan terhadap nakes yang dilakukan masyarakat sipil bersenjata akan ditolak apapun alasannya oleh Komnas HAM nasional, Mahkamah Internasional atau International Criminal Court (ICC), hingga di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Baca juga: IDI Sebut KKB di Papua Brutal, Minta Pemerintah Tarik Nakes ke Tempat Aman

"Ini keprihatinan bersama, dan seluruh dunia mengecam terhadap aksi kejahatan kemanusiaan terhadap tenaga kesehatan ini," kata Frits Bernard Ramandey.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
Lumpuhkan 10 OPM dan...
Lumpuhkan 10 OPM dan Rebut 56 Markas, Satgas Marinir Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari KSAL
1 Mei, Papua, dan Janji...
1 Mei, Papua, dan Janji yang Belum Selesai
Cegah Eskalasi Kekerasan,...
Cegah Eskalasi Kekerasan, Pemerintah Diminta Buat Resolusi Konflik Papua
Seruan Papua Connection:...
Seruan Papua Connection: Lindungi Guru dan Nakes, Hentikan Kekerasan di Tanah Papua
Operasi Damai Cartenz...
Operasi Damai Cartenz Tangkap 28 Orang di Yahukimo, 9 Ditetapkan Tersangka
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Wadanyon HSSBI KKB Kodap...
Wadanyon HSSBI KKB Kodap XVI Yahukimo Ditangkap, Satgas Cartenz Sita Amunisi dan Sajam
Rekomendasi
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Berita Terkini
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Infografis
Donald Trump Pertimbangkan...
Donald Trump Pertimbangkan Opsi Serangan Militer Langsung ke Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved