DPR Dorong Polisi Dalami Temuan Komnas HAM soal Kebakaran Lapas Tangerang

Selasa, 14 September 2021 - 17:48 WIB
loading...
DPR Dorong Polisi Dalami...
Wakil Ketua Komisi III DPR Adies Kadir meminta agar kepolisian mendalami temuan Komnas HAM dalam peristiwa kebakaran Lapas Tangerang. FOTO/DOK.DPR RI
A A A
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM ) menemukan adanya faktor kelalaian petugas dalam peristiwa kebakaran Lapas Tangerang , Rabu (8/9/2021). Petugas mengizinkan ponsel masuk ke dalam sel, sehingga salah seorang napi mengakali sambungan listrik untuk mengisi baterai ponsel.

Terkait temuan ini, Wakil Ketua Komisi III DPR Adies Kadir meminta agar kepolisian mengusut tuntas hal itu. Sebab, apa pun alasannya, alat komunikasi dilarang masuk ke dalam lapas.

"Kami minta aparat kepolisian mengusut hal itu, karena memang aturannya tidak boleh yang namanya alat komunikasi itu masuk ke dalam bilik warga binaan. Jadi kalau benar ada, ditenggarai ada hal itu, monggo saja Komnas HAM, kepolisian masuk untuk memeriksa," kata Adies kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (14/9/2021).

Baca juga: Proses Identifikasi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Ditargetkan Selesai Pekan Ini

Menurut Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR ini, polisi bukan hanya memeriksa warga binaan, tapi melihat secara keseluruhan kenapa insiden kebakaran itu bisa terjadi. Termasuk ASN, sipir dan juga Kepala Lapas yang bertanggung jawab pada insiden tersebut.

"Tetapi terlepas masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, yang kita dengar, yang saya dengar di Komisi III ini adalah force majure, ini adalah korsleting listrik. Nah kalau ada hal-hal lain kita tunggu hasil penyelidikan dan penyidikan pihak kepolisian, dalam hal ini Polda Metro kan sudah melakukan hal itu," ujar Adies.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
RUU HAM Diyakini Perkuat...
RUU HAM Diyakini Perkuat Independensi Komnas HAM, Kembalikan sebagai Rumah Aktivis dan Pembela HAM
Usia Pensiun Anggota...
Usia Pensiun Anggota Polri Ditambah, Pakar: Untuk Kesetaraan Antarlembaga Penegak Hukum
Ponsel ChatGPT Akan...
Ponsel ChatGPT Akan Segera Diluncurkan, Ini Bocorannya
Bareskrim Bongkar Jaringan...
Bareskrim Bongkar Jaringan Penyelundupan Ponsel Impor Ilegal Rp235 Miliar
Penyelundupan Ponsel...
Penyelundupan Ponsel Merek China dan Amerika Dibongkar Polisi di Penjaringan
Rekomendasi
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Berita Terkini
2 Mobil Porsche Disita...
2 Mobil Porsche Disita KPK dari Rumah Silmy Karim Tidak Ada di LHKPN, Unsur TPPU Didalami
KPK Konfirmasi Hasil...
KPK Konfirmasi Hasil Penggeledahan dalam Pemeriksaan Perdana Silmy Karim sebagai Tersangka
Buku Presiden Solusi...
Buku Presiden Solusi Catat 108 Kebijakan, Qodari: Prabowo Menyasar Akar Persoalan Bangsa
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
10 Orang Termasuk Bupati...
10 Orang Termasuk Bupati Edison Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved