Pandemi Corona, LPBI NU Sebut Perempuan Berperan Penting Menjaga Keluarga

Selasa, 21 April 2020 - 18:25 WIB
loading...
Pandemi Corona, LPBI...
Sekretaris LPBI NU Yayah Ruchyati menilai, pemerintah memiliki peran strategis dan penting dalam memperkuat ketahanan keluarga di tengah pandemi Corona. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Sekretaris Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Yayah Ruchyati mengatakan perempuan memiliki peran yang penting dan strategis dalam menyehatkan dan memperkuat ketahanan keluarga selama pandemi Covid-19. (Baca juga: Sudah 7.135 Orang Terinfeksi Corona, 616 Meninggal dan 842 Sembuh)

“Kenapa dibilang strategis? Perempuan tadi selain di rumah juga di kantor sangat mempunyai peran yang sangat penting,” ujar Ruchyati dalam diskusi bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dengan tema "Peran Para Kartini di saat Pandemi COVID 19” di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta (21/4/2020).

Dalam hal ini perempuan memainkan peran ganda yang penting baik untuk menjaga keluarga, produktif di dunia pekerjaan termasuk dalam memberikan pelayanan sebagai tugas tenaga medis, mengedukasi keluarga dan masyarakat sekitar tentang Covid-19 dan upaya pencegahan penularannya. (Baca juga: DPR: Ini Dua Penyebab Tren Kesembuhan Pasien Covid-19 Meningkat)

Yayah menuturkan perawat di Indonesia lebih banyak dari kaum perempuan dan mewakili porsi 71% dari total perawat 359 ribuan. Begitu juga relawan non medis yang sebagian besar adalah perempuan. Selain itu banyak juga pelaku Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) yang mayoritas merupakan perempuan. Hal itu sekaligus menunjukkan perempuan memainkan peran penting dan strategis. “Perempuan juga mampu menyelaraskan kehidupan dan tanggung jawab baik di keluarga, pekerjaan dan masyarakat,” katanya.

Yayah mencontohkan apa yang dialaminya setelah sang suami wafat. Yayah secara mandiri bekerja keras membesarkan tiga orang anak sendirian. Bagi dia, orang tua tunggal bukan menjadi halangan dalam membesarkan anak. “Itu bukan halangan bagi kami kami bisa membesarkan anak sendiri walaupun sebagai orang tua tunggal,” contohnya.

Yayah menuturkan di balik pandemi Covid-19 ini, ada hikmah yang bisa diperoleh yakni meningkatkan kedekatan dan keharmonisan keluarga. Ada lebih banyak waktu yang bisa dihabiskan bersama anak karena arahan untuk tetap tinggal di rumah selama pandemi Covid-19. ”Ibu berkreasi untuk membuat kondisi keluarga nyaman sehingga anak, suami dan angota keluarga lainnya merasa nyaman dan senang menghabiskan waktu di rumah,” ucapnya.

Dia menambahkan, ibu rumah tangga juga menjadi lebih kreatif. Namun, Yayah berharap kedekatan dan kualitas waktu baik yang saat ini terbentuk harus tetap terjaga bahkan sesudah pandemi Covid-19 berlalu. “Ada ibu yang tadinya tidak pernah masak di rumah sekarang kembali ke dapur dan berkreasi dengan masakan. Ibu menyajikan makanan yang sehat, bergizi dan seimbang di rumah untuk membuat keluarga sehat,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Sapi Kurban Banpres...
Sapi Kurban Banpres Prabowo Dibiayai APBN, Ulama NU Sebut Sah Menurut Fikih
Keresahan Warga NU Menguat,...
Keresahan Warga NU Menguat, Mubes DIY Desak PBNU Kembali ke Khittah
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Poles 1.920 SPBU Melalui Program Retail Make Over
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Berita Terkini
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Infografis
Simak 3 Hal Penting...
Simak 3 Hal Penting Berkendara Aman Bersama Keluarga Saat Mudik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved