Pemerintah Ingin Zakat Wakaf Jadi Pilar Penting Pembangunan Berkeadilan

Selasa, 14 September 2021 - 12:18 WIB
loading...
Pemerintah Ingin Zakat...
Staf khusus Menteri Agama, Abdul Rochman menilai zakat dan wakaf perlu didorong lebih aktif. Foto: Tangkapan Layar
A A A
JAKARTA - Staf Khusus Menteri Agama, Abdul Rochman menilai zakat dan wakaf perlu didorong lebih aktif. Menurut dia, zakat dan wakaf juga bisa mendukung dan melaksanakan pembangunan sosial secara luas seperti menangani masalah kemiskinan, gender, HAM , demokratisasi, narkoba dan HIV/AIDS. Sehingga, tidak hanya berorientasi pada pelayanan amal.

"Inilah salah satu bentuk komitmen kita terhadap isu-isu kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan semua pihak tentu mewujudkan tata kelola zakat wakaf yang baik juga didukung oleh akses yang ramah dan cepat," kata Abdul dalam Webinar Nasional Festival Literasi Zakat Wakaf 2021, Selasa (14/9/2021).

Pemerintah, lanjut dia, dalam beberapa tahun terakhir telah mendorong kekuatan zakat dan wakaf dalam berbagai aspek regulasi infrastruktur dan pembinaan secara simultan yang selalu disempurnakan. Pemerintah juga terus membangun infrastruktur dan SDM kebutuhan wakaf agar tumbuh dan berkembang secara maksimal dengan spirit rahmatan lil alamin.

"Kita ingin zakat wakaf menjadi pilar penting pembangunan yang berkeadilan sosial," katanya.

Baca juga: Cegah Gelombang Ketiga Covid-19, PPKM Akan Terus Dilaksanakan di Jawa-Bali

Maka itu, dia berharap agar Festival Literasi Zakat Wakaf 2021 itu dapat dijadikan momentum yang harus dimanfaatkan dengan baik dalam pengelolaan zakat dan wakaf. Selain itu, untuk mengajak seluruh pegiat wakaf memfasilitasi literasi umat dalam zakat dan berwakaf yang lebih cepat dan transparan.

"Ini adalah amal jariyah yang telah akan dicatat sebagai amal baik. Marilah kita doakan bangsa kita agar terbebaskan dari wabah dan mara bahaya," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Rekomendasi
Hello Jadoo Tampil Perdana...
Hello Jadoo Tampil Perdana di Indonesia, Yuk Meriahkan Liburan Sekolah Bersama Animasi Populer Kesayanganmu
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved