Menag Tegaskan Mudik Lebih Banyak Mudarat Dibanding Manfaatnya

Selasa, 21 April 2020 - 18:08 WIB
loading...
Menag Tegaskan Mudik...
Menag Fachrul Razi mengatakan, kali ini mudik dinilai akan lebih banyak mudaratnya dibanding mafaatnya. Oleh karena itu pemerintah melarang mudik. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan, kali ini mudik dinilai akan lebih banyak mudaratnya dibanding mafaatnya. Oleh karena itu pemerintah memberilakukan pelarangan mudik.

"Karena mudik itu selalu kita garis bawahi mudaratnya lebih banyak dalam situasi sekarang ini dibandingkan manfaatnya," katanya seusai rapat terbatas, Selasa (21/4/2020).

(Baca juga: Wabah Corona Meluas, DPR Tegaskan Tidak Boleh Ada Warga yang Kelaparan)

Dia mengatakan, bahwa mudik saat ini berpotensi membawa virus corona ke kampung halaman. Di mana keluaraga di kampung rentan tertular virus corona.

"Kita mudik ya membawa tanpa kita sadari mungkin membawa benih-benih virus ke kampung. Sampai di kampung juga kita harus diisolasi. Sampai di sana juga kemudian benih yang kita bawah bisa menularkan orang tua kita, menularkan saudara-saudara kita di kampung ya akhirnya mudaratnya lebih banyak dibanding manfaatnya," paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukses Amankan Mudik...
Sukses Amankan Mudik Lebaran 2026, Kepercayaan Publik ke Polri Melesat ke Peringkat 4 Besar
Survei Indikator: Beragam...
Survei Indikator: Beragam Program Pemerintah Sukses Kawal Mudik 2026
Arus Mudik dan Balik...
Arus Mudik dan Balik 2026 Lancar, Korlantas Polri Raih Presisi Award dari Lemkapi
Tinjau Arus Balik Lebaran...
Tinjau Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Kapolri Pastikan Pemudik Aman-Selamat sampai Tujuan
Sahroni: Kinerja Korlantas...
Sahroni: Kinerja Korlantas Polri dalam Tangani Arus Mudik 2026 Keren, Meski Ada Catatan
Mudik 2026 dan Isu Strategis...
Mudik 2026 dan Isu Strategis Terkait Kependudukan
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
Mercedes-Benz Luncurkan...
Mercedes-Benz Luncurkan eActros Lowliner, Truk Logistik Jarak Jauh
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
Berita Terkini
Breaking News: Noel...
Breaking News: Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Ini Respons Menteri Imipas Agus Andrianto
Kejagung: Proyek Motor...
Kejagung: Proyek Motor Listrik BGN Rp1 Triliun Jatuh ke Vendor yang Tak Penuhi Syarat
Dadan Hindayana Tersangka...
Dadan Hindayana Tersangka Dugaan Korupsi MBG, PDIP Minta Pengawasan Diperketat
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi...
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi K3, Noel: Kalau Saya Terbukti Peras Pengusaha Hukum Mati
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved