Bijak dalam Berinternet Kunci Menjaga Etika di Dunia Digital

Senin, 13 September 2021 - 19:16 WIB
loading...
Bijak dalam Berinternet...
Ditjen Kemkominfo bersama DPR RI mengadakan seminar bertajuk Literasi Digital dan Etika Internet: Benarkah Dunia Digital Tidak Mengenal Batasan, Senin (13/9/2021). Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Era digital seperti pedang bermata dua. Derasnya digitalisasi telah mendorong terciptanya ruang-ruang digital yang memungkinan setiap penggunanya berinteraksi. Namun, kebebasan yang datang bersama akses internet juga menimbulkan pertanyaan terkait batasan etika di ranah digital.

Hal ini terungkap dalam seminar bertajuk “Literasi Digital dan Etika Internet: Benarkah Dunia Digital Tidak Mengenal Batasan” yang digelar Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informasi RI (Ditjen Kemkominfo) bersama DPR RI, Senin (13/9/2021). Baca juga: Perlu Terobosan, Kebutuhan Tenaga Terampil Digital Capai 9 Juta pada 2030

Acara dibuka Dirjen Aplikasi Telematika, Semuel Abrijani Pangerapan. Dia mengatakan, program literasi digital yang dicanangkan pemerintah adalah fondasi bagi masyarakat untuk menggunakan media sosial secara bijak.

“Dunia digital memang tempat yang bebas untuk berekspresi tetapi harus tetap berada, yang mana sudah ada rambu-rambunya dalam UU ITE ,” katanya.

Selain itu, salah satu tips utama menggunakan dunia digital adalah “Tahan Jempol, Cek Dulu”. Masyarakat diharapkan tidak sembarangan menyebarkan informasi tanpa mengetahui secara pasti sumber aslinya.

Ketiadaan etika di media sosial bahkan bisa berujung pada terjadinya konflik di dunia nyata. Menurut Anggota DPR Komisi I Muhammad Farhan, kebebasan berpendapat di internet acapkali digunakan untuk memperkeruh konflik identitas antar kelompok.

“Saat ini banyak konflik berbasis agama dan budaya yang justru diprovokasi oleh sosial media. Artinya banyak dari masyarakat yang gampang ‘dimakan’ oleh berita-berita bohong dan bombastis ,” tegasnya. Baca juga: Wamenag Sebut UU ITE Mengatur Aktivitas di Dunia Maya, Termasuk Ceramah

Pada akhirnya, masyarakatlah yang harus bijak dalam memilih apa yang ditampilkan atau di-post ke internet, selain regulasi dari pemerintah. Chief Strategic Officer Provetic, Mujahid Shafiq Pontoh mendorong masyarakat untuk mengisi internet dengan hal-hal yang positif dibanding yang negatif.

“Bayangkan, Anda kan biasa mengakses di internet setelah bekerja, tentu saja capek. Mem-posting hal-hal negatif malah akan membuat Anda semakin capek. Jadi kalau saya memilih untuk yang positif-positif saja,” tuturnya.

Seminar Literasi Digital yang diadakan Ditjen APTIK Kementerian Kominfo ini diadakan rutin guna memberikan edukasi kepada masyarakat dari berbagai latar belakang terkait pemanfaatan digital dan isu keamanan data pribadi.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Lagi, Abu Janda Diadukan...
Lagi, Abu Janda Diadukan ke Bareskrim soal Pernyataan Sumbar Intoleran dan Barbar
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Rekomendasi
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Berita Terkini
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved