BP2MI Gagalkan Penyelundupan 21 Calon Pekerja Migran Ilegal ke Timur Tengah

Senin, 13 September 2021 - 00:51 WIB
loading...
BP2MI Gagalkan Penyelundupan...
BP2MI menggagalkan penyelundupan 21 tenaga kerja migran yang akan diberangkatkan ke Timur Tengah secara ilegal. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggagalkan penyelundupan 21 tenaga kerja migran yang akan diberangkatkan ke Timur Tengah secara ilegal. Puluhan tenaga kerja yang didominasi kaum hawa ini pun menangis saat mengetahui bakal diperkerjakan secara ilegal.

Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan, sebelum diberangkatkan ke timur tengah calon pekerja migran ilegal ditampung di sebuah balai latihan kerja di kawasan Batu Ampar, Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur. ”Rencananya akan diselundupkan ke Arab Saudi pada malam ini,” kata Benny, Minggu (12/9/2021).

Menurutnya, perekrutan pekerja ilegal ini acap kali dilakukan dengan modus calo. Biasanya para calo mencari mangsanya di sekitar wilayah Jawa Barat. Saat ini, pihaknya sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menangkap otak dibalik bisnis pekerja migran ilegal ini.”Kita sedang buru otak dari kasus ini,” ucapnya. Baca juga: BP2MI dan PPATK Bahas Penanganan Pekerja Migran Ilegal

Benny menjelaskan, kebanyakan dari para calon pekerja migran ini masuk dalam perangkap lantaran diiming-imingi penghasilan besar ketika berangkat kerja ke Timur Tengah. ”Kesulitan ekonomi yang membuat mereka terpaksa menjadi pekerja migran untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” jelasnya. Baca juga: BP2MI Bongkar Perdagangan Manusia, 33 Korban Bayar Rp40-50 Juta untuk Kerja di Qatar-Polandia

Apalagi, kata dia, modus yang dilakukan pelaku adalah mengimingi korban dengan gaji sebesar Rp4 juta per bulan setelah mereka tiba di negara tujuan. Bahkan, modus yang dilakukan adalah memberikan uang di awal sebesar Rp4 juta hingga Rp5 juta per imigran yang dititipkan untuk keluarga mereka di kampung. Padahal uang itu akan dipotong dari gaji mereka setiap bulan.

Perusahaan penyalur tenaga kerja tersebut, kata dia, memanfaatkan calo sebagai perantara perusahaan dengan korban. ”Saat ini, seluruh korban dalam kondisi sehat, namun mengalami guncangan psikologi sebab terkejut saat diberitahu petugas bahwa penyalur tenaga kerja yang membawa mereka adalah illegal,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KJRI Johor Bahru Bantu...
KJRI Johor Bahru Bantu Biayai Deportasi 90 PMI dari Malaysia ke Batam
Senapan Tentara Arab...
Senapan Tentara Arab Saudi Bakal Diproduksi PT Pindad, Prabowo: Senjata Kita Teruji
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Rekomendasi
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
389 Personel Polisi...
389 Personel Polisi Dikerahkan Amankan Konser Akbar Monas 2026
6 Kendaraan Tabrakan...
6 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Bintara Arah Cakung, 1 Orang Tewas dan 2 Luka-luka
Berita Terkini
Pengamat: Kapolri Tak...
Pengamat: Kapolri Tak Kriminalisasi Febrie, Penetapan Tersangka Sesuai KUHAP
Wakil Ketua Komisi VIII...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Integrasi Zakat-Pajak Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat
Asrul Azis Taba Tersangka...
Asrul Azis Taba Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Ajukan Praperadilan
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Pakar Hukum: Penetapan...
Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa Asal Ada 2 Alat Bukti
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved