Pendistribusian ke Daerah Dinilai Kunci Percepatan Vaksinasi
Sabtu, 11 September 2021 - 10:22 WIB
loading...
A
A
A
Dia berpendapat bahwa ada empat hal yang perlu diperhatikan untuk melakukan percepatan vaksinasi Covid-19. Pertama, menjamin ketersedian stok vaksin secara kontinu. Kedua, mempercepat pendistribusian vaksin secara merata ke daerah.
"Ketiga, menyediakan tenaga kesehatan secara memadai (vaksinator), terutama di daerah-daerah luar Jawa. Keempat, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersedia di vaksin," ujarnya.
Sekadar informasi, hingga saat ini stok vaksin Covid-19 sebanyak 225,4 juta dosis. Rinciannya adalah Sinovac 186,9 juta, Astrazeneca 19,5 juta, Moderna 8 juta, Pfizer 2,75 juta dan Sinopharm 8,25 juta. Sebanyak 89 % telah didistribusikan ke daerah di seluruh Indonesia.
Baca juga: Petualangan Politik Haji Lulung: Dari PPP Meloncat ke PAN kembali ke Partai Kakbah
Sementara itu, pemerintah terus berupaya agar target vaksinasi bisa mencapai 2 juta perhari. Caranya, dengan menggerakkan pemerintah daerah, rumah sakit dan Puskesmas, melibatkan TNI , Polri serta BIN , sehingga jangkauan vaksinasi lebih luas dan lebih cepat. Di daerah-daerah kepulauan yang terpencil pun banyak dijangkau oleh TNI Angkatan Laut. Saat ini, baru sekitar 1,2 juta per hari.
"Ketiga, menyediakan tenaga kesehatan secara memadai (vaksinator), terutama di daerah-daerah luar Jawa. Keempat, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersedia di vaksin," ujarnya.
Sekadar informasi, hingga saat ini stok vaksin Covid-19 sebanyak 225,4 juta dosis. Rinciannya adalah Sinovac 186,9 juta, Astrazeneca 19,5 juta, Moderna 8 juta, Pfizer 2,75 juta dan Sinopharm 8,25 juta. Sebanyak 89 % telah didistribusikan ke daerah di seluruh Indonesia.
Baca juga: Petualangan Politik Haji Lulung: Dari PPP Meloncat ke PAN kembali ke Partai Kakbah
Sementara itu, pemerintah terus berupaya agar target vaksinasi bisa mencapai 2 juta perhari. Caranya, dengan menggerakkan pemerintah daerah, rumah sakit dan Puskesmas, melibatkan TNI , Polri serta BIN , sehingga jangkauan vaksinasi lebih luas dan lebih cepat. Di daerah-daerah kepulauan yang terpencil pun banyak dijangkau oleh TNI Angkatan Laut. Saat ini, baru sekitar 1,2 juta per hari.
(rca)
Lihat Juga :