Wujudkan Visi ASEAN 2025, Kemnaker Ajak Tingkatkan Kerja Sama Ketenagakerjaan
Rabu, 08 September 2021 - 12:50 WIB
loading...
Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi membuka workshop (lokakarya) Pengembangan Indeks Produktivitas Tenaga Kerja secara virtual, pada Selasa (7/9/2021).
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal ( Sekjen) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Anwar Sanusi membuka workshop (lokakarya) Pengembangan Indeks Produktivitas Tenaga Kerja secara virtual, pada Selasa (7/9/2021).
Lokakarya ini merupakan tindak lanjut dari Studi Regional tentang Produktivitas Tenaga Kerja di ASEAN dan disahkan oleh Pertemuan Pejabat Senior Tenaga Kerja Senior Labour Officials Meeting pada Desember 2020.
"Saya berharap pertemuan virtual ini tidak mengurangi semangat kita untuk meningkatkan kerja sama, serta tujuan kita dalam mewujudkan Visi ASEAN 2025, khususnya di bidang ketenagakerjaan dan ketenagakerjaan," kata Anwar Sanusi dalam sambutannya.
Dia mengatakan, laporan studi Regional Produktivitas Tenaga Kerja pada lokakarya 23 Februari 2021 lalu, merekomendasikan pengembangan indeks produktivitas regional untuk ASEAN, mengusulkan bagaimana indeks tersebut dapat disusun dengan mengadopsi variabel input dan output serta menggabungkannya ke dalam satu ukuran kinerja.
"Indeks ini diharapkan dapat mendukung para pembuat kebijakan dan pengembangan kebijakan di kawasan karena dapat memberikan wawasan tentang kapasitas dan kinerja negara-negara anggota ASEAN dalam meningkatkan atau mempertahankan produktivitas sumber daya manusia mereka," ujar Sekjen Anwar.
Lokakarya ini merupakan tindak lanjut dari Studi Regional tentang Produktivitas Tenaga Kerja di ASEAN dan disahkan oleh Pertemuan Pejabat Senior Tenaga Kerja Senior Labour Officials Meeting pada Desember 2020.
"Saya berharap pertemuan virtual ini tidak mengurangi semangat kita untuk meningkatkan kerja sama, serta tujuan kita dalam mewujudkan Visi ASEAN 2025, khususnya di bidang ketenagakerjaan dan ketenagakerjaan," kata Anwar Sanusi dalam sambutannya.
Dia mengatakan, laporan studi Regional Produktivitas Tenaga Kerja pada lokakarya 23 Februari 2021 lalu, merekomendasikan pengembangan indeks produktivitas regional untuk ASEAN, mengusulkan bagaimana indeks tersebut dapat disusun dengan mengadopsi variabel input dan output serta menggabungkannya ke dalam satu ukuran kinerja.
"Indeks ini diharapkan dapat mendukung para pembuat kebijakan dan pengembangan kebijakan di kawasan karena dapat memberikan wawasan tentang kapasitas dan kinerja negara-negara anggota ASEAN dalam meningkatkan atau mempertahankan produktivitas sumber daya manusia mereka," ujar Sekjen Anwar.
Lihat Juga :