Waspada! Flu Dapat Memperparah COVID-19 pada Lansia
Senin, 06 September 2021 - 18:45 WIB
loading...
Pakar Penyakit Dalam Rumah Sakit dr Cipto Mangunkusumo, dr Siti Setiati mengatakan jangan sampai karena masyarakat saat ini lebih fokus pada COVID-19 sehingga menganggap bahaya influenza hilang. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pandemi COVID-19 sudah satu tahun lebih melanda berbagai negara di dunia tak terkecuali Indonesia. Berdasarkan pengalaman dan pengamatan yang ada, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyimpulkan bahwa virus yang menyerang saluran pernapasan ini, sangat berisiko bagi sebagian orang, terutama mereka yang berusia lebih dari 65 tahun. Sebab di usia yang tak lagi muda, sistem imun pun turut melemah.
Sementara di sisi lain, ada bermacam virus di sekitar kita yang sama bahayanya seperti COVID-19, salah satunya virus influenza. Bahkan, virus itu disebut bisa memperburuk lansia penderita COVID-19. Baca juga: Luhut: Pasien Covid-19 Masih Tinggi, Bali Tetap Berada di PPKM Level 4
Berdasarkan eksperimen laboratorium yang dilakukan di China, virus influenza A dapat mengubah berbagai macam sel manusia setelah beberapa jam terinfeksi. Perubahan tersebut, kemudian dapat dimanfaatkan oleh virus COVID-19 untuk menyerang manusia dengan lebih mudah.
Kekhawatiran ini tak berhenti sampai di situ, karena adanya kemiripan gejala yang dialami oleh penderita influenza dan COVID-19 yang dapat mempersulit diagnosis. Padahal, jika tidak segera ditangani dengan tepat, influenza dan COVID-19 dapat memperburuk kondisi penderita yang terinfeksi.
Menurut Pakar Penyakit Dalam Rumah Sakit dr Cipto Mangunkusumo sekaligus profesor Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) dr Siti Setiati, jangan sampai karena masyarakat saat ini lebih fokus pada COVID-19 sehingga menganggap bahaya influenza hilang.
Sementara di sisi lain, ada bermacam virus di sekitar kita yang sama bahayanya seperti COVID-19, salah satunya virus influenza. Bahkan, virus itu disebut bisa memperburuk lansia penderita COVID-19. Baca juga: Luhut: Pasien Covid-19 Masih Tinggi, Bali Tetap Berada di PPKM Level 4
Berdasarkan eksperimen laboratorium yang dilakukan di China, virus influenza A dapat mengubah berbagai macam sel manusia setelah beberapa jam terinfeksi. Perubahan tersebut, kemudian dapat dimanfaatkan oleh virus COVID-19 untuk menyerang manusia dengan lebih mudah.
Kekhawatiran ini tak berhenti sampai di situ, karena adanya kemiripan gejala yang dialami oleh penderita influenza dan COVID-19 yang dapat mempersulit diagnosis. Padahal, jika tidak segera ditangani dengan tepat, influenza dan COVID-19 dapat memperburuk kondisi penderita yang terinfeksi.
Menurut Pakar Penyakit Dalam Rumah Sakit dr Cipto Mangunkusumo sekaligus profesor Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) dr Siti Setiati, jangan sampai karena masyarakat saat ini lebih fokus pada COVID-19 sehingga menganggap bahaya influenza hilang.
Lihat Juga :