Masyarakat Percaya Hoaks, Begini Menurut Pakar Medsos

Minggu, 05 September 2021 - 01:10 WIB
loading...
Masyarakat Percaya Hoaks,...
Pakar Media Sosial Ismail Fahmi menyayangkan sikap umat khususnya sebagian umat muslim yang tidak mengecek apakah informasi tersebut benar atau tidak sebelum menyebarkannya. Foto: Tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Pakar Media Sosial Ismail Fahmi menyayangkan sikap umat khususnya sebagian umat muslim yang tidak mengecek apakah informasi tersebut benar atau tidak sebelum menyebarkannya.

Padahal tindakan tersebut telah diperintahkan pada Surat Al-Hujurat ayat 6 tentang meneliti kebenaran agar tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan dan menyesali atas perbuatannya. Baca juga: Mahfud MD Bilang Sumber Hoaks Banyak dari Medsos dan Media Abal-abal

"Ayat ini bukan buat orang Islam tapi buat orang yang beriman. Kalau mereka percaya teori konspirasi ya wajar memang orang yang tidak beriman tidak memeriksa. Kita umat Islam yang beriman seharusnya punya alat tadi seharusnya jangan percaya," terang Ismail dalam Webinar acara literasi pandemi dan pemulihan ekonomi di kalangan milenial muslim secara virtual, Sabtu 4 September 2021.

Ia menjelaskan hoaks muncul dari seluruh banyak gabungan atas teori konspirasi. Misalnya dengan dibuatnya satu cerita masuk akal yang mereka ambil dari berbagai konsep satu dengan konsep yang lain disebut dengan konteks collapse.

"Paragraf pertama itu data, paragraf keempat ada ustad yang berbicara bahwa ga boleh percaya vaksin harus percaya kepada Allah. Dan bayangkan setiap hari membaca berita itu terus-menerus umat Islam dikasih terus hingga sibuk biar nggak berkembang dan kita tidak menjalankan Al-Hujurat ayat 6 sehingga langsung percaya saja," paparnya.

Teori konspirasi pun menyerang secara psikologis otak manusia disaat membutuhkan sesuatu yang dapat membuat dirinya tenang dan yakin atas kondisi yang dialaminya saat ini. Selain itu, penjelasan dapat disampaikan secara logis dan masuk akal meskipun teori konspirasi itu salah.

"Ketika pada kondisi Covid orang tidak bisa keluar kemudian banyak umat masyarakat jatuh miskin tidak bisa bekerja. Saat punya masalah, dia butuh sesuatu untuk membuat tenang sehingga mempercayai tidak adanya covid itu membuat dia tenang kalau percaya sama Covid malah lebih khawatir," urainya.

Oleh karena itu ia mengingatkan kepada umat muslim cara menjalankan Al-hujurat ayat 6 yakni dengan mengecek, untuk siapainformasi dibuat, apa yang sebenarnya ingin disampaikan, mengapa berita ini dibuat, sumber informasi, dan gambar atau videonya otentik. Baca juga: Dapat Info Hoaks, Belasan Bonek Jauh-jauh Datangi Stadion Wibawa Mukti Bekasi

"Paling gampang di lihat cek fakta atau setiap minggu Kominfo membuat rilis cek fakta. Kalau saya dari Google aja jauh lebih mudah tinggal ketik judulnya di kolom nanti terlihat informasi yang benarnya," jelas Ismail.

Dia menyarakan, masyarakat untuk tidak langsung percaya dengan informasi sebelum dicek kebenarannya.

"Kita punya PR untuk menjalankan surat Al-hujurat ayat 6 jadi sikap kita adalah saring sebelum sharing. Periksa sebelum di-share," imbuhnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Nurul Arifin Sebut Akun...
Nurul Arifin Sebut Akun Medsos Wajib Pakai Nomor HP Bisa Jadi Tameng Indonesia Lawan Kejahatan Siber
Fenomena Hijrah Digital...
Fenomena Hijrah Digital dan Influencer Agama Harus Diiringi Kedalaman Ilmu
Keluarga Bantah Kabar...
Keluarga Bantah Kabar Haji Bolot Meninggal Dunia, Cucu: Hoaks!
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
Rekomendasi
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Berita Terkini
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Infografis
Warga Israel Tidak Percaya...
Warga Israel Tidak Percaya Hizbullah Dikalahkan Tentara Zionis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved