Ketua DPD RI Apresiasi Serapan Dana PEN di Yogyakarta
Jum'at, 03 September 2021 - 16:57 WIB
loading...
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi serapan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Foto/Istimewa
A
A
A
LAMPUNG - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi serapan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Menurutnya, serapan dana PEN di DIY berjalan sangat signifikan. Hal itu terbukti dengan realisasi penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi yang berjalan baik di Kota Gudeg.
"Realisasi serapan PEN di Yogyakarta patut kita apresiasi karena berjalan sangat signifikan. Sehingga penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi berjalan cukup baik," kata LaNyalla, saat ditemui di sela kunjungan kerjanya ke Lampung, Jumat (3/9/2021).
Selain program bantuan, realisasi PEN di Yogyakarta juga disalurkan dalam bentuk insentif yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan (nakes) dan bantuan usaha mikro Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM).
Baca juga: Ketua DPD RI Ajak Kepala BPOM Berjiwa Besar Dukung Vaksin Nusantara
"Pada sektor lainnya Yogyakarta juga merealisasikan program padat karya yang mampu menyerap tenaga kerja hingga mencapai 1.141 orang. Program Pemulihan Ekonomi Daerah (PED) juga terealisasi dengan baik," tutur mantan Ketua Umum PSSI itu.
Hingga kini, realisasi pemberdayaan ekonomi di Yogyakarta mencapai Rp59,55 miliar atau 45,76 persen. Senator Dapil Jawa Timur itu berharap hal tersebut dapat menghidupkan kembali ekonomi yang terdampak.
Menurutnya, serapan dana PEN di DIY berjalan sangat signifikan. Hal itu terbukti dengan realisasi penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi yang berjalan baik di Kota Gudeg.
"Realisasi serapan PEN di Yogyakarta patut kita apresiasi karena berjalan sangat signifikan. Sehingga penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi berjalan cukup baik," kata LaNyalla, saat ditemui di sela kunjungan kerjanya ke Lampung, Jumat (3/9/2021).
Selain program bantuan, realisasi PEN di Yogyakarta juga disalurkan dalam bentuk insentif yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan (nakes) dan bantuan usaha mikro Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM).
Baca juga: Ketua DPD RI Ajak Kepala BPOM Berjiwa Besar Dukung Vaksin Nusantara
"Pada sektor lainnya Yogyakarta juga merealisasikan program padat karya yang mampu menyerap tenaga kerja hingga mencapai 1.141 orang. Program Pemulihan Ekonomi Daerah (PED) juga terealisasi dengan baik," tutur mantan Ketua Umum PSSI itu.
Hingga kini, realisasi pemberdayaan ekonomi di Yogyakarta mencapai Rp59,55 miliar atau 45,76 persen. Senator Dapil Jawa Timur itu berharap hal tersebut dapat menghidupkan kembali ekonomi yang terdampak.
Lihat Juga :