Soal Vaksinasi, Menko PMK Bilang Begini ke Gibran

Jum'at, 03 September 2021 - 12:18 WIB
loading...
Soal Vaksinasi, Menko...
Menteri Koordinator Bidang PMK Muhadjir Effendy. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di RSUI Kustati, Kota Surakarta, pada Kamis 2 September 2021.

Baca juga: Kemenkes Kembali Kejar Target 2 Juta Vaksinasi Per Hari

Pada kesempatan tersebut, sebanyak 200 orang santri dari Pondok Pesantren Al-Muayyad Surakarta dan 26 orang penyandang disabilitas disuntik vaksin Covid-19.

Baca juga: Kebut Vaksinasi Covid-19 bagi Pelajar, Pemprov Jabar Gandeng Swasta

Menko Muhadjir yang didampingi oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi para santri. Menurutnya, langkah tersebut sudah sangat baik untuk mempersiapkan pembelajaran tatap muka (PTM) di kota Surakarta.

Muhadjir mengatakan, pelaksanaan PTM adalah urusan konkuren dan menjadi wewenang pemerintah daerah. Karena itu, menurutnya dengan digencarkan vaksinasi untuk pelajar, Kota Surakarta bisa menjalankan PTM dengan baik dan aman.

"Pendidikan itu kan sudah termasuk urusan pemerintah konkuren. Menjadi tanggung jawab masing-masing provinsi dan kabupaten kota. Pemerintah pusat juga sudah mengeluarkan SKB mengenai panduan pembelajaran tatap muka yang melibatkan Mendikbud, Menag, Menkes, dan Mendagri," ujar Menko PMK dikutip dari keterangan resmi, Jumat (3/9/2021).

Menimpali pernyataan Menko PMK, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi untuk pelajar dan santri akan terus dilakukan. Hal itu mengingat status PPKM di wilayah Solo Raya sudah menjadi level 3 dan akan segera melaksanakan PTM.

"Pokoknya sebulan kedepan fokusnya untuk anak-anak sekolah 12 tahun ke atas, soalnya sudah PTM," tutur Gibran.

Lebih lanjut Menko Muhadjir, meminta pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di kawasan Solo Raya yang terdiri dari Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Klaten, Boyolali, Wonogiri, Karanganyar, dan Sragen, untuk lebih digencarkan. Menurut dia, kawasan Solo Raya merupakan wilayah aglomerasi dengan pergerakan orang yang sangat tinggi.

"Karena itu memang sudah benar di sini harus dimaksimalkan betul vaksinasi untuk mempercepat penyelesaian kasus di Solo Raya ini," ujarnya.

Dia mengimbau kepada pimpinan daerah, untuk tidak menyetok vaksin di gudang sesuai perintah Presiden Joko Widodo. "Pokoknya vaksin datang suntikkan, vaksin datang suntikkan," katanya.

Muhadjir menjelaskan, stok vaksin yang ada di pemerintah pusat aman. Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri juga tengah berupaya mendapatkan vaksin dengan berbagai skema, yakni melalui pembelian, dan upaya kerja sama bilateral dan multilateral dengan negara-negara sahabat.

"Ini terus mengalir jumlah vaksin terutama dari luar negeri. Berkat kerja keras dari Bu Menlu untuk mendapatkan vaksin-vaksin di berbagai macam skema. Di samping kita beli belanja juga banyak sekali vaksin-vaksin donor. Donornya bisa bilateral antar negara juga multilateral. InsyaAllah aman. Karena itu suntikkan. Datang (vaksinnya) pokoknya disuntikan," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Gugatan CLS terkait...
Gugatan CLS terkait Ijazah Wapres Gibran Lanjut ke Pemeriksaan Pokok Perkara
Momen Prabowo Bincang...
Momen Prabowo Bincang dengan Megawati, Gibran, hingga JK saat Hari Lahir Pancasila
Rismon Sianipar Dilaporkan...
Rismon Sianipar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya soal Dugaan Penipuan Buku Gibran End Game
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
KontraS Tolak Wapres...
KontraS Tolak Wapres Gibran Jenguk Andrie Yunus di RSCM, Ini Alasannya
Rekomendasi
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Berita Terkini
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved