Penjelasan Kadispenal Terkait Poster KSAL Jadi Panglima TNI Kembali Beredar
Jum'at, 03 September 2021 - 08:07 WIB
loading...
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono. Foto/TNI-AL
A
A
A
JAKARTA - Kembali beredar poster undangan konferensi pers dan deklarasi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI yang di inisiasi oleh Indonesia Maritime Student.
Baca juga: KSAL Yudo Margono Puji Kelengkapan Fasilitas Isoter di Kawasan SIER Surabaya
"Bahwa kegiatan yang akan dilaksanakan pada Sabtu 04 September 2021 pukul 13.00 WIB di Kedai Avicena Jl. Kamp. Gedong, Pasar Rebo Jakarta Timur, tidak ada hubungannya dengan kegiatan TNI Angkatan Laut," ucap Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono dalam keterangan tertulis dikutip, Jumat (3/9/2021). Baca juga: KSAL Bersama Dankormar Resmikan RS Darurat Covid-19 di Pangkalan Marinir Surabaya
Julius pun menegaskan pemilihan Calon Panglima TNI merupakan hak prerogatif Presiden. "TNI AL memahami bahwa pemilihan Calon Panglima TNI merupakan hak prerogatif Presiden," tegasnya.
Lebih lanjut Julia menambahkan, bahwa fokus TNI AL saat ini mendukung pemerintah dalam menanggulangi Covid-19.
"TNI AL sampai saat ini masih fokus untuk mendukung program pemerintah menanggulangi Covid-19 melalui serbuan vaksinasi," pungkasnya.
Sebelumnya, beredar poster serupa dengan inisiator yang berbeda pada tanggal 20 Agustus 2021 dan acara akan diselenggarakan di bilangan Petogogan, Jakarta Selatan. Namun, itu juga di bantah oleh Kadispenal.
Baca juga: KSAL Yudo Margono Puji Kelengkapan Fasilitas Isoter di Kawasan SIER Surabaya
"Bahwa kegiatan yang akan dilaksanakan pada Sabtu 04 September 2021 pukul 13.00 WIB di Kedai Avicena Jl. Kamp. Gedong, Pasar Rebo Jakarta Timur, tidak ada hubungannya dengan kegiatan TNI Angkatan Laut," ucap Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono dalam keterangan tertulis dikutip, Jumat (3/9/2021). Baca juga: KSAL Bersama Dankormar Resmikan RS Darurat Covid-19 di Pangkalan Marinir Surabaya
Julius pun menegaskan pemilihan Calon Panglima TNI merupakan hak prerogatif Presiden. "TNI AL memahami bahwa pemilihan Calon Panglima TNI merupakan hak prerogatif Presiden," tegasnya.
Lebih lanjut Julia menambahkan, bahwa fokus TNI AL saat ini mendukung pemerintah dalam menanggulangi Covid-19.
"TNI AL sampai saat ini masih fokus untuk mendukung program pemerintah menanggulangi Covid-19 melalui serbuan vaksinasi," pungkasnya.
Sebelumnya, beredar poster serupa dengan inisiator yang berbeda pada tanggal 20 Agustus 2021 dan acara akan diselenggarakan di bilangan Petogogan, Jakarta Selatan. Namun, itu juga di bantah oleh Kadispenal.
(maf)
Lihat Juga :