Indonesia Kembali Kedatangan Sebanyak 583.400 Dosis Vaksin Astrazeneca
Rabu, 01 September 2021 - 14:42 WIB
loading...
Indonesia kembali menerima sebanyak 583.400 dosis vaksin jadi dari Astrazeneca. Kedatangan vaksin tahap ke-46 ini diperoleh melalui mekanisme direct purchase di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (1/9/2021). Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Indonesia kembali menerima sebanyak 583.400 dosis vaksin jadi dari Astrazeneca . Kedatangan vaksin tahap ke-46 ini diperoleh melalui mekanisme direct purchase di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (1/9/2021).
“Ketersedian vaksin COVID-19 di Indonesia dapat dikatakan aman,selama bulan Agustus jumlah vaksin yang sudah diterima 43 juta dosis baik dalam bentuk bulk dan jadi, kemudian pada bulan September diperkirakan jumlah vaksin yang akan kita terima sebanyak 60 juta dosis,” ujar Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, Rabu (1/9/2021). Baca juga: Varian Mu Bikin WHO Resah! Kemungkinan Resisten Terhadap Vaksin
Dia memaparkan, jika melihat data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dari 34 provinsi di Indonesia hanya ada 1 provinsi yang stok vaksinnya di bawah 10 hari. Tentunya kondisi tersebut sudah diketahui dan akan segera dilakukan pengiriman dosis vaksin COVID-19.
Diketahui, saat ini Indonesia memiliki vaksin COVID-19 sebanyak 218,5 juta dosis baik dalam bentuk bulk atau bahan baku.
Nadia juga menyampaikan, hari ini juga, Indonesia telah berhasil mencapai 100 juta dosis vaksin yang disuntikan. “Pemerintah berkomitmen untuk bekerja keras dalam melakukan percepatan vaksinasi dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.
“Ketersedian vaksin COVID-19 di Indonesia dapat dikatakan aman,selama bulan Agustus jumlah vaksin yang sudah diterima 43 juta dosis baik dalam bentuk bulk dan jadi, kemudian pada bulan September diperkirakan jumlah vaksin yang akan kita terima sebanyak 60 juta dosis,” ujar Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, Rabu (1/9/2021). Baca juga: Varian Mu Bikin WHO Resah! Kemungkinan Resisten Terhadap Vaksin
Dia memaparkan, jika melihat data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dari 34 provinsi di Indonesia hanya ada 1 provinsi yang stok vaksinnya di bawah 10 hari. Tentunya kondisi tersebut sudah diketahui dan akan segera dilakukan pengiriman dosis vaksin COVID-19.
Diketahui, saat ini Indonesia memiliki vaksin COVID-19 sebanyak 218,5 juta dosis baik dalam bentuk bulk atau bahan baku.
Nadia juga menyampaikan, hari ini juga, Indonesia telah berhasil mencapai 100 juta dosis vaksin yang disuntikan. “Pemerintah berkomitmen untuk bekerja keras dalam melakukan percepatan vaksinasi dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.
Lihat Juga :