Mahfuz Sidik: Sangat Mungkin Ada Basis Pemilih PKS Inginkan Ide Sama dengan Gelora
Selasa, 31 Agustus 2021 - 15:03 WIB
loading...
Sekjen Partai Gelora Indonesia Mahfuz Sidik (kiri). Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Mahfuz Sidik mengakui sangat mungkin ada basis pemilih Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menginginkan ide yang sama dengan Partai Gelora. Dia tidak mempersoalkan pendapat pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Robi Nurhadi yang mengibaratkan Partai Gelora dan PKS seperti petani menggarap sawah yang sama.
"Ada benarnya analisa itu. Karena Gelora itu berangkat dari ide moderasi pemikiran dan modernisasi model organisasi yang tidak diterima di lingkungan PKS. Sangat mungkin ada basis pemilih PKS yang justru menginginkan ide yang sama dengan Gelora," ujar Mahfuz Sidik kepada SINDOnews, Selasa (31/8/2021).
Dia menjelaskan, ide moderasi yang digagas Partai Gelora adalah pemikiran dan perjuangan politik yang bukan hanya mewakili kepentingan ummat, tapi bangsa secara keseluruhan. Jadi, lanjut dia, pemikiran yang inklusif dan tentu saja moderat. "Hal itu membutuhkan model organisasi yang terbuka dan demokratis, bukan dengan model tertutup dan teokratis," pungkasnya.
Baca juga: Ibarat Petani, Gelora-PKS dan Partai Ummat-PAN Garap Sawah yang Sama
Diketahui, Partai Gelora didirikan oleh para mantan petinggi dan kader PKS seperti M Anis Matta dan Fahri Hamzah. Sementara, Partai Ummat didirikan oleh pendiri PAN, M Amien Rais, yang didukung eks kader Partai Amanat Nasional (PAN). Soal hal ini, Robi Nurhadi mengatakan,"Ibarat petani, mereka menggarap sawah yang sama. Potensi suara Gelora berasal dari PKS, dan Ummat dari PAN. Jadi, potensi mengambil suaranya ada."
"Ada benarnya analisa itu. Karena Gelora itu berangkat dari ide moderasi pemikiran dan modernisasi model organisasi yang tidak diterima di lingkungan PKS. Sangat mungkin ada basis pemilih PKS yang justru menginginkan ide yang sama dengan Gelora," ujar Mahfuz Sidik kepada SINDOnews, Selasa (31/8/2021).
Dia menjelaskan, ide moderasi yang digagas Partai Gelora adalah pemikiran dan perjuangan politik yang bukan hanya mewakili kepentingan ummat, tapi bangsa secara keseluruhan. Jadi, lanjut dia, pemikiran yang inklusif dan tentu saja moderat. "Hal itu membutuhkan model organisasi yang terbuka dan demokratis, bukan dengan model tertutup dan teokratis," pungkasnya.
Baca juga: Ibarat Petani, Gelora-PKS dan Partai Ummat-PAN Garap Sawah yang Sama
Diketahui, Partai Gelora didirikan oleh para mantan petinggi dan kader PKS seperti M Anis Matta dan Fahri Hamzah. Sementara, Partai Ummat didirikan oleh pendiri PAN, M Amien Rais, yang didukung eks kader Partai Amanat Nasional (PAN). Soal hal ini, Robi Nurhadi mengatakan,"Ibarat petani, mereka menggarap sawah yang sama. Potensi suara Gelora berasal dari PKS, dan Ummat dari PAN. Jadi, potensi mengambil suaranya ada."
Lihat Juga :