Akhir Kisah Kebersamaan Agung Mozin dan Partai Ummat
Jum'at, 27 Agustus 2021 - 14:24 WIB
loading...
A
A
A
Dia pun atas nama pribadi yang diamanahkan sebagai Wakil Ketua Umum Partai Ummat menyampaikan terima kasih dan penghargaan tak terhingga kepada segenap pihak khususnya para sahabat pengurus, anggota, dan simpatisan Partai Ummat yang telah bekerja keras hingga terbitnya Pengesahan Badan Hukum Partai Ummat tersebut.
Selanjutnya, barulah dia mengungkap adanya permasalahan di Partai Ummat dan menyatakan berhenti dari partai bertagline 'Lawan Kezaliman, Tegakkan Keadilan' tersebut.
"Memperhatikan dengan seksama dinamika internal partai, sekat-sekat informasi dan komunikasi elitis yang tidak mengedepankan akhlakul karimah, seraya mempertimbangkan beragam informasi dan aspirasi para sahabat Partai Ummat di berbagai daerah termasuk sahabat-sahabat aktivis demokrasi yang istiqomah konsisten-konsekuen melawan feodalisme dan dinasti politik, dengan ini saya AGUNG MOZIN menyatakan BERHENTI sebagai Pengurus dan Anggota Partai Ummat sebagai bentuk pertanggungjawaban etika dan moral," demikian dikutip dari surat tersebut.
Di bagian akhir surat, mantan kader Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai momentum terbitnya Pengesahan Badan Hukum Partai Ummat kiranya bisa menjadi kontemplasi kerja-kerja politik ke depan. "Hanya Kepada Allah kita bertawakal, semoga upaya saya dan para sahabat lainnya yang telah mengantarkan Berdirinya Partai Ummat bisa dimaknai sebagai amanah ummat yang harus dipertanggungjawabkan di hadirat Allah SWT. Hasbunallah wani’mal wakiil, ni’malmaula wani’mannasiir. Allahu’alam. Billahi fii sabililhaq, Fastabiqul Khairat."
Kepada SINDOnews, Agung Mozin enggan bicara banyak soal alasan sebenarnya mundur dari Partai Ummat. Menurutnya, cukuplah apa yang ada di surat yang dia tulis tersebut.
Selanjutnya, barulah dia mengungkap adanya permasalahan di Partai Ummat dan menyatakan berhenti dari partai bertagline 'Lawan Kezaliman, Tegakkan Keadilan' tersebut.
"Memperhatikan dengan seksama dinamika internal partai, sekat-sekat informasi dan komunikasi elitis yang tidak mengedepankan akhlakul karimah, seraya mempertimbangkan beragam informasi dan aspirasi para sahabat Partai Ummat di berbagai daerah termasuk sahabat-sahabat aktivis demokrasi yang istiqomah konsisten-konsekuen melawan feodalisme dan dinasti politik, dengan ini saya AGUNG MOZIN menyatakan BERHENTI sebagai Pengurus dan Anggota Partai Ummat sebagai bentuk pertanggungjawaban etika dan moral," demikian dikutip dari surat tersebut.
Di bagian akhir surat, mantan kader Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai momentum terbitnya Pengesahan Badan Hukum Partai Ummat kiranya bisa menjadi kontemplasi kerja-kerja politik ke depan. "Hanya Kepada Allah kita bertawakal, semoga upaya saya dan para sahabat lainnya yang telah mengantarkan Berdirinya Partai Ummat bisa dimaknai sebagai amanah ummat yang harus dipertanggungjawabkan di hadirat Allah SWT. Hasbunallah wani’mal wakiil, ni’malmaula wani’mannasiir. Allahu’alam. Billahi fii sabililhaq, Fastabiqul Khairat."
Kepada SINDOnews, Agung Mozin enggan bicara banyak soal alasan sebenarnya mundur dari Partai Ummat. Menurutnya, cukuplah apa yang ada di surat yang dia tulis tersebut.
Lihat Juga :